Kekuatan hitam dan putih tak pernah bisa bersanding. Keduanya saling mengalahkan. Kekuatan hitam yang didukung raja kegelapan dan para pendekar aliran hitam terus meningkatkan pengaruhnya. Mereka tanpa henti menebarkan pengaruh jahatnya di dunia persilatan. Adalah Rangga Seta, pewaris keris pusaka dan kitab naga pembelah bumi dari ayahnya, Wangsa Turangga. Namun, kekuatan dalam diri Rangga Seta belum bisa terbangkitkan tanpa adanya mustika raja naga. Oleh karena itu, ia berjuang untuk mendapatkannya. Ternyata setelah mendapatkan mustika itu tak serta merta membuatnya langsung bisa mengalahkan musuh-musuhnya. Untuk menyatukan dua kekuatan dari keris pusaka naga pembelah bumi dan mustika raja naga membutuhkan proses dan tahap yang panjang. Mampukah Rangga Seta melalui proses dan tahapan itu? Rangga Sena adalah kakak dari Rangga Seta. Rangga Sena ternyata juga ingin mendapatkan dan menguasai keris pusaka naga pembelah bumi. Hingga karena suatu sebab dan kesalahpahaman membuat Rangga Sena justru tersesat di jalan yang salah. Kesalahpahaman itu menyulut rasa dendam yang tak berkesudahan pada sang adik. Rangga Wulung sang anak ketiga, yang berusaha menjadi penengah pun tak luput dari sasaran dendam Rangga Sena. Galuh Anjarsari sang anak terakhir, tanpa sadar justru jatuh hati dan menikah dengan seorang laki-laki, yang ternyata adalah anak sang musuh bebuyutan keluarganya. Bagaimanakah kelanjutan perjalanan empat bersaudara itu? Mampukah keempatnya kembali bersatu menjadi keluarga utuh?
More details