Raka & Kara ( REVISI )

Raka & Kara ( REVISI )

  • WpView
    Reads 847
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 23, 2023
jangan lupa vote dan comment. Raka menghampiri kara dia mulai jengah dengan tingkah laku kara yang terus saja mengganggu nya . " please Ra " ucap Raka . Kara sudah tau apa yang akan Raka ucapkan , kara dengan senyum di wajahnya menjawab raka " Raka pasti minta kara ngejauhin raka kan? . Kara udah coba tapi ga bisa , tuhan yang ciptain perasaan ini . Raka jangan gitu ah mukanya kara tambah suka " . Raka meninggal kan kara yang masih saja menatap kepergiannya .
All Rights Reserved
#112
gengsi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rasa Tanpa Suara
  • Fake Nerd
  • Friendship
  • My Popular Husband [SUDAH TERBIT]
  • TAKDIR
  • MY BOYFRIEND IS MAFIA
  • Sea For Blue Whales [TERBIT]
  • Kevyra (END)
  • Unsaid Feeling [COMPLETED]
  • NARAFA

Cinta adalah perkara gaib yang tak bisa ditebak dengan mudahnya. Perasaan yang kata orang merupakan perasaan paling menyenangkan di satu waktu, tapi juga bisa berubah sangat menyakitkan di waktu lainnya. Kalau salah satu definisi cinta adalah bersabar memendam perasaan bertahun-tahun tanpa berharap dibalas, Kara punya cinta itu. Namun, objek cintanya bukanlah orang biasa. Ega adalah sahabat karib Juna, kakak kandungnya. Ega juga kakak dari Anin, sahabat dekatnya. Mencintai Ega sama saja dengan bermain api di tengah lingkaran orang-orang tersayangnya. ​Tanpa ada yang tahu, tanpa berkata, dan tanpa suara, Kara menyimpan segalanya rapat-rapat dalam diam. Setidaknya, sebelum Ghea tidak sengaja tahu... "Eh, orgil! Lo nahan perasaan lo diam-diam, nggak cerita sama siapa-siapa termasuk gue, bertingkah sok biasa aja di depan Bang Ega, dan itu udah berlangsung lima tahun?! Gila, Kara, mantap! Jadi dulu yang lo sering ngomong lo punya cinta monyet itu Bang Ega, Kara?!" Kara mengangguk sekenanya. Kalau sedang tidak malas, sudah Kara ajak gelut itu si Ghea. "Tapi kayaknya di umur gue sekarang, ini bukan lagi cinta monyet." "Ya, emang!" ° Let's read it! And don't forget to give your vote & comment:) ©micasamiya, 2019. Cover by lalinasgraphic [Versi baru, setelah direvisi]

More details
WpActionLinkContent Guidelines