Ternyata dia Jodohku

Ternyata dia Jodohku

  • WpView
    Reads 148
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 30, 2022
Jadi dalam cerita ini menceritakan sebuah kisah cinta yang tak terbalas selama bertahun-tahun Namun, perempuan yang menyukai laki-laki yang sulit di dapatkan Dia tak pernah menyerah dah terus berjuang dalam diamnya meski tak tau di balas atau tidak cintanya,, Hingga akhirnya dia menyerah dah ikhlaskan semua, pada akhirnya dia pun bertemu laki-laki yg pantas dia cinta dengan tulus.
All Rights Reserved
#34
homur
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines