AVE
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 23, 2023
Ave bernuansa gelap. Penuh dengan konflik emosional hingga konflik yang menyebabkan luka fisik. Mana yang jahat, mana yang baik, tak segampang itu bisa dinilai tanpa melihat dari berbagai sisi. White atau Black Ave yang berbeda hanya warna sayap. Manusia juga memiliki sayap hanya saja sayap mereka tak kelihatan. Semua orang memakai topeng, tak semua yang terlihat sama seperti aslinya. bisa jadi kau bersayap putih namun berjiwa hitam, ataupun bersayap hitam yang berjiwa putih. Tak masalah jika kau berubah karena memang kau sendiri yang menghendaki nya. Tak masalah ketika kau jauh dari orang-orang sebab kau memang tak butuh mereka. Tapi, apakah kau bisa membayangkan kau berubah semakin buruk sekaligus harus menjauh dari siapapun demi keselamatan mereka? Terkadang lebih baik menyamar menjadi abu-abu daripada menunjukkan jati diri yang sebenarnya. Kau serasa mulai mati secara perlahan. sangat perlahan. *Happy Reading✅*
All Rights Reserved
#1
ave
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Behind The Smile (TERBIT)
  • Ava Nafiza
  • The Dark Side(END)
  • Queen [ tahap revisi ]
  • SELA ta KEY [END]
  • Rahasia Boboiboy Gempa
  • Aching Soul (REVISI)
  • Self Injury's(complete)✔
  • Full Of Scratches
  • Give Me Your HUG(END)✅

| Self discovery | Family & Relationship| slice of life | coming of age | "Behind The Smile" Di balik tawa dan vibes ceria, siapa yang nyangka ada luka yang nggak kasat mata? Ini cerita tentang tiga anak muda yang hidup bareng di satu tempat, tapi masing-masing punya "baggage" hidup yang berat banget buat diomongin. Ada yang struggle banget karena nggak pernah dapet support penuh dari keluarga, terutama soal pendidikan. Komentar negatif dari orang sekitar bikin overthinking nggak kelar-kelar. Ada juga yang tumbuh di keluarga broken home, dipaksa ngikutin mimpi orang tua yang nggak nyambung sama passion-nya. Kasih sayang? Nihil. Dia cuma bisa bertahan karena nggak punya pilihan lain. Terus ada lagi yang mentalnya udah remuk karena sering dibandingin sama saudara atau orang lain. Support emosional dari keluarga? Jangan harap. Mereka keliatan fine di luar, senyum terus, ketawa terus. Tapi di balik itu? Mereka lagi perang sama diri sendiri. Pas hidup makin kerasa toxic dan jalan keluar nggak kelihatan, apa mereka bisa nemuin power buat bangkit lagi? Let's find out their journey-raw, real, and relatable banget dalam "Behind The Smile"

More details
WpActionLinkContent Guidelines