Waiting

Waiting

  • WpView
    LECTURAS 29
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, ene 26, 2022
WpInfo
Ficción
Romance
Dewa mengernyitkan dahi "Kok bisa?" tanyanya. Ia melihat sekeliling, tak jauh darinya ternyata ada wanita yang tadi pagi menabraknya. "Lo kan?" tuding Dewa dengan telunjuk yang mengarah ke Zana. "Hm, nggak sengaja" jawab Zana menatap Dewa datar. "Dia nggak sengaja Dewa, udah minta maaf juga kok," ucap Dara menenangkan saat melihat ekspresi Dewa berubah menjadi sebal. "Nggak percaya," Dara yang melihat itu menghela napas, "Aku nggak papa kok" "Oke," putus Dewa. Dia pun pergi bersama Dara setelah mengatakan sesuatu kepada Zana. "Lo jangan pernah ganggu pacar gue," Ucap Dewa menekankan. 'Pacar?' *Konflik ringan, yang berat cintaku padanya *Masih acak acakan *Baru pertama kali buat cerita beginian, langsung aja deh
Todos los derechos reservados
#23
zana
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nadi Membenci Hati
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • Gula - Gula
  • Need Someone💔
  • Crazy Student and Bad Teacher
  • Friendship In Love
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Naufal
  • BarraKilla

Namanya juga sudah cinta, menjadi gila pun tak mengapa. Nadi nekat mendaftar ke sekolah teknik demi satu alasan. Fatir. Cowok yang diam-diam dia suka sejak SMP. Tanpa pikir panjang, Nadi mengikuti jejaknya. Masalahnya, di kelas barunya, dia satu-satunya cewek di antara sekumpulan cowok dengan energi berlebih dan selera humor yang kadang bikin geleng-geleng kepala. Awalnya, Nadi kesulitan beradaptasi. Akan tetapi, lambat laun, dia mulai menikmati hari-harinya. Terutama karena bisa lebih dekat dengan Fatir. Usahanya tidak sia-sia. Setelah beberapa bulan, Fatir akhirnya meliriknya dan mereka mulai dekat. Nadi pikir perjuangannya selesai. Nyatanya, Fatir bukan cuma pacarnya. Cowok itu juga pacar orang lain. Fatir punya sistem yang unik. Dia punya pacar untuk setiap hari dalam seminggu dan Nadi mendapatkan hari Sabtu. Awalnya, Nadi menutup mata, pura-pura tidak peduli, asalkan tetap bisa bersama Fatir. Namun, lama-kelamaan, Nadi mulai bertanya pada dirinya sendiri. Apakah cinta seharusnya dibagi? Ataukah dia hanya sedang mempertahankan sesuatu yang seharusnya dia lepaskan? Sekarang, Nadi harus memilih. Tetap menjadi "Pacar Sabtu" atau pergi dan menemukan dirinya sendiri?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido