Story cover for R&A by YesiOktaviana3
R&A
  • WpView
    Membaca 54
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 5
  • WpView
    Membaca 54
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 5
Bersambung, Awal publikasi Jul 28, 2020
Pelan tapi pasti. Alin mendekatkan tubuhnya pada seseorang yang kini terbaring lemah dihadapannya. Pikirannya menerawang jauh,namun ia terus mencoba untuk menepis segala pikiran negatif yang terlintas dikepalanya.

"Tidak mungkin. Itu bukan Dia!."

Alin terus berjalan maju. Wajah laki-laki itu kini sudah terlihat jelas dengan kedua matanya.

Tubuhnya bak membeku seketika. Air mata perlahan membasahi setiap inci wajahnya. Alin membekap mulutnya dengan tangan kirinya. 

Sesak. Itulah yang dirasakan hatinya sekarang. Cepat-cepat Alin memerintahkan kakinya untuk membawanya pergi dari ruangan beraroma obat-obatan itu.

Alin terus berlari. Mengabaikan setiap orang yang melihatnya. Juga panggilan-panggilan yang tertuju padanya. Akankah ia merasakan kehilangan untuk kedua kalinya?. Tidak cukupkah ia kehilangan cinta pertamanya?. 

Baca kisah selanjutnya disini.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan R&A ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#95storysma
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
(Not) A Dream School (On Going) oleh AnggiPratiwi935
25 bab Bersambung
Pernah punya masalah dengan Bad Boy sekolah? Gimana rasanya? Yang pasti bakal penuh drama kan? Lo yang tadinya pengen ngejalanin sekolahan dengan tenang aman tentram dan damai tanpa ada masalah sedikitpun tapi malah jadi rumit hanya karena seseorang. Itulah yang di rasakan oleh seorang siswi bernama Aila, yang harus mengikhlaskan kehidupan damainya ketika bertemu dengan sang penguasa Cakrawala. Elang. 😂 *** Langit kini mulai menggelap. Bukan karena malam yang akan tiba, melainkan mendung yang bergemuruh karena akan segera hujan. "Elang--" "Aila, gue sayang sama lo. Jaga diri baik-baik ya, soalnya gue mau tidur dulu." "Lo ngomong apas-- Eeh Elang? Elang buka mata lo!" Gadis itu, Aila terus menepuk pipi lelaki dalam pangkuannya yang kini sudah tak sadarkan diri. "Elang bangun! Lo mau liat gue mati kehujanan? Heh! Bangun!" rintik hujan yang mulai berjatuhan membuat Aila semakin tak karuan khawatirnya. "Lo kalo sayang sama gue, bangun bego! Biar gue bisa bales. Bangun Elang!" Perlahan suara Aila bergetar. Air matanya pun luruh bersamaan dengan derasnya hujan. Seragam putih Aila yang tadinya hanya terdapat noda darah dibeberapa bagian kini jadi memerah menyeluruh karena hujan. Aila menatap nanar sekelilingnya, jalanan kini sudah dipenuhi genangan air hujan berwarna merah karena bercampur dengan darah para manusia yang terkapar disana. Lalu tak lama, bunyi sirine terdengar saling bersahutan. Hari ini, untuk pertama kalinya dalam hidup Aila benci pada Hujan, petugas keamanan dan petugas medis yang datang terlambat. *** . . . So yuk kita intip gimana kisah kasih di sekolah seorang Aila Pratiwi Adyatama. Yang bertemu dengan sang Bad boy sekolah;) See u👋
Alinka's Story! [Completo] oleh Estrli17
69 bab Lengkap Dewasa
PINDAH KE KUBACA!! "Anak siapa yang sedang kau kandung hah!" teriak pria paruh baya dengan wajah memerah menahan amarahnya. "Mungkin itu anaknya dan kekasih-nya yah. Kemarin, aku melihatnya bercumbu dengan kekasih-nya di taman belakang sekolah yah.." adu seorang gadis dengan nada yang meyakinkan sang ayah. Sedangkan, orang yang dituduh itu menggelngkan kepalanya. "Kau! kau tidak dibesarkan untuk menjadi seorang jalang seperti ibumu! Seharusnya kau berterimah kasih karna aku dan ayahmu mau membesarkanmu. Tapi, kau malah melakukan hal yang menjijikan seperti ini sama seperti yang dilakukan ibumu. Hah. Bagaimana bisa kau memiliki anak dari wanita tak bermoral seperti itu. Lihat sendiri bukan. Dia sama seperti wanita itu." maki wanita paruh bayah pada seorang perempuan yang duduk bersimpuh dibawah kaki ayahnya. Sedangkan pria paruh bayah itu hanya diam tak bisa menjawab perkataan tersebut. "hiks..m-maafin Alin yah.. Alin dijebak hiks... " perempuan yang bernama Alin itu memeluk kaki ayahnya meminta pengampunan. Namun, pria paruh bayah itu dengan tidak berperasaan menghempaskan tubuh Alin hingga Alin jatuh terjungkal. "Pergi dari rumahku! Dan jangan harap kau bisa memanggilku Ayah lagi. Karna kau bukanlah putriku! Hah.. aku menyesal memungutmu dulu." usir pria paruh bayah itu lalu menyuruh istri dan anak sulungnya masuk kedalam rumah. Lalu menutup pintu rumah itu dan membiarkan Alin sendirian di perkarangan rumah. Senyum mengembang menghiasi wajah kedua orang perempuan yang sangat senang dengan pengusiran Alin. ❌DON'T JUDGE MY STORY🚫❌ ❌DON'T COPY MY STORY🚫❌ ⚠MENGANDUNG BAHASA KASAR⚠ ⚠WARNING 18+⚠ **** PLAGIAT MENJAUH! YANG GAK SUKA CERITA NYA MENJAUH!
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Unfriend • Completed cover
Semu [Completed] cover
Allena cover
(Not) A Dream School (On Going) cover
DRABIA [END] cover
Antara dosa dan Cinta Pertama cover
Memory Of First Love [Completed] ✓ cover
Alinka's Story! [Completo] cover
DAVARA cover

Unfriend • Completed

59 bab Lengkap

(Teenagers • Fiction • Romance) Lagi-lagi Arvon melepaskan cekalan Al dari tangannya. "Gua sekarang udah punya pacar, artinya, lo udah gak boleh nyentuh gua sembarangan, pacar gua marah lagi kalau sampai ngeliat." Al bersumpah bahwa Arvon seakan menekan 'pacar gua' di kalimatnya itu. Apa Arvon berusaha membangun dinding diantaranya sekarang? Karena sudah punya pacar? Al mengangguk mengangkat kedua tangannya tanpa menghilangkan senyum nya itu. "Oke, sori-sori. Mulai sekarang gua gak bakal pegang lo sembarangan lagi. Tapi gak pa-pa kan kalau gua neraktir lo?" Arvon tersenyum sinis. "Gua udah punya pacar. Sekarang waktu pulang sekolah, harusnya gua jalan sama pacar gua kan alih-alih jalan bareng lo?" Copyright © 2021 by Lavi.