Mr. Perfectly Fine [COMPLETED]

Mr. Perfectly Fine [COMPLETED]

  • WpView
    Reads 99,195
  • WpVote
    Votes 3,583
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadComplete Sat, Aug 28, 2021
Copyright©2021 - All rights reserved Aku dan mama hanya tinggal berdua di kota keras Jakarta, adikku sudah meninggal, dan sudah belasan tahun papa tidak terlihat, hanya mama yang aku punya di dunia ini. Suatu saat kulihat mama membawa pria tampan a.k.a Mr. Perfect face dengan setelan kemeja rapi yang ternyata seorang dokter mendatangi rumah, bukannya dikenalkan padaku lalu menjodohkan kami, tapi kurasa merekalah yang akan berjodoh! Tapi bagaimana jika... seiring berjalannya waktu, kedatangan dokter rapi, dan tampan itu malah membuka luka lama dan juga sebuah rahasia? "Hello Mr. 'Always at the right place at the right time', I'm Miss. 'Perfectly Fine', and here to stay." - Nastya Bilsa.
All Rights Reserved
#2
presenter
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dokter Spesialis Mantan [ON GOING]
  • Last Roommate
  • You are my love
  • 5. Cinta Untuk Zarima (TAMAT)
  • [COMPLETED] 7 Days
  • 5 Reasons Why I Can't Date You
  • Perfect Love
  • [ END ] Broken Shadow
  • Kupu-Kupu Patah Sayap

"Yang nggak pernah benar-benar selesai, justru yang paling susah dilupakan." - Nayyara Tujuh tahun. Itu waktu yang Nayyara habiskan untuk mencoba sembuh-dari luka yang bahkan tak sempat diberi penutup. Luka yang diam-diam ia bawa sejak bangku kuliah kedokteran, hingga kini menyandang gelar spesialis. Luka bernama Adrian Baskara-mantan yang pergi tanpa kata, tanpa perpisahan. Hanya hilang. Begitu saja. Sialnya ketika ia merasa telah pulih, semesta mengajak bercanda. Sebuah mutasi mendadak menjatuhkannya dari puncak karier di rumah sakit elit Jakarta ke pelosok desa di Jawa Tengah. Desa asing yang lebih percaya ramuan dukun ketimbang resep dokter, lebih patuh pada mitos ketimbang medis. Nayyara datang sebagai penyintas-asing, tersesat, nyaris patah. Tapi ia bertahan. Ia belajar hidup dari nol. Ia kira, itu sudah cukup berat. Sampai... Adrian muncul. Kini pria itu berdiri di hadapannya-dengan senyum sabar, tatap mata yang dulu menenangkan, dan seorang anak kecil yang tak sengaja memanggilnya, "Ayah." Nayyara ingin pergi. Meninggalkan desa ini. Menjauh dari kenangan yang kembali bernyawa. Tapi hati bukan peta yang bisa digariskan lurus-lurus saja. Luka lama belum sembuh, rahasia lama belum selesai. Dan pertanyaan itu terus menghantui: Kenapa Adrian pergi tanpa pamit dulu? Dan... kalau cinta yang lama mati ternyata belum benar-benar terkubur, bisakah Nayyara mencintai lagi-tanpa takut patah untuk kedua kalinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines