Mr. Perfectly Fine [COMPLETED]

Mr. Perfectly Fine [COMPLETED]

  • WpView
    Leituras 99,195
  • WpVote
    Votos 3,583
  • WpPart
    Capítulos 39
WpMetadataReadConcluída sáb, ago 28, 2021
Copyright©2021 - All rights reserved Aku dan mama hanya tinggal berdua di kota keras Jakarta, adikku sudah meninggal, dan sudah belasan tahun papa tidak terlihat, hanya mama yang aku punya di dunia ini. Suatu saat kulihat mama membawa pria tampan a.k.a Mr. Perfect face dengan setelan kemeja rapi yang ternyata seorang dokter mendatangi rumah, bukannya dikenalkan padaku lalu menjodohkan kami, tapi kurasa merekalah yang akan berjodoh! Tapi bagaimana jika... seiring berjalannya waktu, kedatangan dokter rapi, dan tampan itu malah membuka luka lama dan juga sebuah rahasia? "Hello Mr. 'Always at the right place at the right time', I'm Miss. 'Perfectly Fine', and here to stay." - Nastya Bilsa.
Todos os Direitos Reservados
#824
masalalu
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Trapped By A Pervert
  • CEO X DOCTOR
  • You are my love
  • Z̶e̶l̶ian 3: Definisi Sempurna
  • When You Left Again (Selesai)
  • Last Roommate
  • [COMPLETED] 7 Days
  • Mom, I'm Sorry
  • Rasa Dalam Sujudku

[END] Anneth Andira Pramudya adalah seorang mahasiswa tingkat tiga yang tinggal bersama papanya di Sydney. Mereka pindah sejak Anneth berusia 13 tahun. Kedua orang tuanya bercerai dan Anneth lebih memilih mengikuti sang papa dan harus rela berpisah dengan mama dan kakaknya yang tinggal di Jakarta. Edward Andrew McCharter, pengusaha muda yang cukup berpengaruh di Sydney. Dirinya tak pernah merasa kekurangan materi sejak kecil karena bisa dibilang ia dibesarkan dengan sendok emas di mulutnya. Edward adalah gambaran pria idaman seorang wanita. Namun percayalah, pria itu tak pernah menjalin hubungan yang serius hingga usinya memasuki 29 tahun. *** "Can I hug you?" Bisiknya dengan suara lirih. Aku kembali menatapnya. "Sorry, I know we're stranger. I dont mean anything" ujarnya dengan cepat saat aku tak meresponnya. *** "Terima kasih. Tapi saya harap kamu akan melupakan kejadian ini. Dan jika suatu saat kita bertemu, saya akan menghargainya jika kamu tak mengungkit hal ini" ujarnya. *** "Saya yakin kamu bisa merasakannya bukan?" Bisik pria yang ada di belakangku. "You're a pervert Mr. McCharter" balasku membuat pria itu terkekeh . *** Penasaran dengan kelanjutannya?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo