We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
eccedentesiast

eccedentesiast

  • WpView
    Reads 169
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 2, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
secara batin, kamu itu terluka. secara emosi, kamu itu kacau. secara mental, kamu itu depresi. dan secara fisik,kamu masih bisa tersenyum. "Kisah ini berawal dari zizi seorang gadis remaja yang memiliki sifat ceria dan periang." tetapi apakah kecerian itu benar benar nyata atau hanya sementara? happy reading guys! Maaf kalo misalnya ada kekurangan karna aku masih pemula disini wattpad stories by lulufdhh
All Rights Reserved
#155
ganteng
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • Valcano
  • Let Me Love You Longer
  • Secret Love Story "Unspeakable Love" (Complete)
  • You Are Mine [Terbit]
  • Eimaikala
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • FIZYA

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)

More details
WpActionLinkContent Guidelines