Asa
  • WpView
    Reads 225
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 24, 2021
[Novel ini dibuat bersama-sama dengan Komunitas PraKita.] Asa yang urakan dipertemukan oleh kakek gelandangan bermulut dan berperangai toxic. Beliau mengumpat, mencaci, dan tidak segan menyakiti. Dalam sorotnya yang tua, mengakar kuat perasaan dendam dan benci. Entah alasan apa, entah hal apa yang terjadi. Namun, siapa yang menyangka jika kakek yang kerap dipanggil Kakek Sur itu terkait kisah dengan sang ayah? Sejauh ini, Asa mengenal ayah sebagai sosok yang kalem, agamis, dan agaknya nyelekit sebab menyimpan belati tajam di mulutnya. Alih-alih mempunyai segudang misteri masa lalu kelam yang saking kelamnya membuat Asa merasa itu hanyalah buruknya mimpi. Pertemuan Asa dengan Kakek Sur memantik sebuah perjalanan panjang. Perjalanan panjang bersama asa yang ia pegang kuat dalam mengungkap misteri masa lalu sang ayah. "Masa lalu kelam macam apa itu, Ayah?" P.s. semua ilustrasi gambar dalam cerita, termasuk cover, diambil dari Pinterest dan diedit by myself.
All Rights Reserved
#181
spiritual
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sejenak Luka
  • My name is Steven ( End )
  • JASA [TAMAT]
  • Caliorate
  • SANG ANTAGONIS
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Takdir menyedihkan kakak adik
  • Sembagi Arutala
  • Strawberry On The Shortcake (SMA Trimurti Series) (TAMAT)

"Jean, Nara pinjam uang boleh? Uang jajan Nara dipotong ayah karena nilai ulangan fisika Nara turun jadi 85." "Jean, Nara boleh nebeng pulang di motor Jean, nggak? Bentar lagi ujan, Nara gak punya uang naik angkot." "Jean, boleh pinjam baju olahraga? Punya Nara disobekin sama temen-temen Nara." "Jean, kata temen Nara, Nara gak pantas jadi kakak Jean. Itu benar, ya?" "Kenapa Jean dan Arkan selalu jahat ke Nara?" *** Naraka tidak pernah mengeluh, kendati sakitnya sejak kecil tak pernah luruh. Naraka tidak iri pada saudaranya, kendati takdir begitu keji untuknya. Naraka menyayangi ayahnya, Arkan, dan Jean. Mirisnya, semuanya tidak pernah menginginkan entitas Naraka di hidup mereka. Karena Naraka cacat. Penuh cela. Naraka dibenci. Naraka disiksa. Naraka ditinggal. Naraka tidak memiliki alasan lagi untuk bertahan dengan luka. Temukan kisah perjalanan hidup Naraka bersama orang-orang tersayangnya di semesta. Membawa sejenak luka lalu pergi menghampirkan duka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines