Story cover for Tertanda R by Raejenggala
Tertanda R
  • WpView
    LECTURES 14,661
  • WpVote
    Votes 2,599
  • WpPart
    Chapitres 41
  • WpView
    LECTURES 14,661
  • WpVote
    Votes 2,599
  • WpPart
    Chapitres 41
En cours d'écriture, Publié initialement juil. 28, 2020
Nggak maksa buat follow, tapi nggak mau pura-pura kepencet gitu? Hehe. 


Selayaknya bunga yang butuh waktu untuk mekar tapi belum tentu akan mekar dengan sempurna atau malah gugur sebelum waktunya. 

Dan aku seperti bunga itu. Kelopakku gugur sebelum kuncupku sepenuhnya merekah.

Tak ada yang benar-benar menginginkan ku di dunia ini. 

Jika tau menjadi pemeran utama sesakit ini, maka jika diberi pilihan aku lebih memilih menjadi antagonis.

Apakah aku harus mati untuk dicintai? 

Jika memang seperti itu tolong percepat kematianku Tuhan.

*****

"Dasar bajingan! Karena kakak gak bisa nyentuh kak Raisa kini kakak lampiasin ke aku?! Gak bisa main sama kakaknya terus asal main sama adiknya gitu? Wah hebat banget kamu." Raina tertawa sumbang dengan air mata yang semakin deras. 

"Kenapa diem? Udah gak mau ngelanjutin?" tanya Raina dengan sorot mata jelas jika gadis itu tersakiti.

Dirga merendahkan tubuhnya, menjajarkan kepalanya di depan kepala Raina.

"Emang. Lo emang cuma gue buat pelampiasan nafsu doang. Dan lo salah besar kalo mikir gue gak akan lanjut kegiatan ini," jawab Dirga dengan suara rendah.

Tentu saja Raina terkejut tidak menyangka jika Dirga akan menjawab seperti itu. Kini dirinya benar-benar dalam bahaya.

Dirga bangkit dari menindih tubuh Raina. Cowok itu dengan cepat melepas seragam sekolahnya membuat tubuh bagian atasnya telanjang. Dengan terburu Dirga menindih lagi tubuh Raina agar gadis itu tak kabur.

"Kita lanjut yang tadi."
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Tertanda R à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#3cupu
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Arunika, écrit par sukmanaputri_
7 chapitres En cours d'écriture
Baca aja duluu bestii, pasti menarik kok. Dijamin, hehe ____________ SMA Bumi Nusantara, sekolah terbaik di Indonesia. Dengan segudang prestasi yang mencetak para alumni berkualitas. Banyak media yang kerap memberitakan betapa unggulnya sekolah ini. Dan Keisya Renata, telah resmi menjadi bagian dari sekolah tersebut. Tapi Ironisnya, apa yang diberitakan tak sesuai realitas yang ada. Hukum dan sistem didalamnya tumpul ke bawah. Sekolah ini adalah surga bagi yang berkuasa, dan neraka bagi yang tak berdaya. Awalnya Keisya berpura-pura untuk tak peduli. Sampai akhirnya sebuah kasus menyeretnya untuk menjadi target para penguasa. Dari situlah perlawanan Keisya dimulai. ______ Keisya memejamkan mata. Napas gadis itu memberat. Ada dua hal yang bisa ia lakukan. Tetap diam, menahan semuanya, membiarkan ini berlalu begitu saja. Atau melawan. Tapi sialnya, darah Keisya sudah mendidih. Persetan dengan konsekuensinya. Tanpa peringatan, tangannya menepis cengkeraman Michella, lalu dalam gerakan cepat, ia memelintir tangan gadis itu. Michella berteriak. Wajahnya terkejut bukan main. Tapi Keisya tidak berhenti sampai di situ. Ia membalas jambakan tadi dengan lebih kasar, membuat Michella mengerang kesakitan. "Apaan sih lo?!" Michella mengumpat. "Apaan sih lo?!" Keisya menirukan nada suara Michella dengan mengejek. Lalu, dengan satu dorongan kuat, ia melempar tubuh Michella hingga gadis itu tersungkur ke lantai. Semuanya membeku. "Eh, berani banget sih lo-" Lucy maju, tapi Keisya lebih cepat. Satu tendangan terarah tepat mengenai perut Lucy, membuat gadis itu jatuh terduduk sambil meringis. Keisya menarik napas, lalu melempar tasnya ke lantai. Tangannya menggulung lengan seragam ke atas. "Yuk, rame-rame gue ladenin," tantang Keisya.
✓ Feel What Happiness Means, écrit par siputkeren
34 chapitres Terminé
*** Sesulit itu untuknya mendapatkan sebuah kasih sayang. Baginya, di sayangi itu mustahil. Ia hanyalah benalu di keluarganya sendiri, rasa aman yang seharusnya ia dapatkan tidak seperti yang ia harapkan. Bukan aman yang ada, melainkan rasa sakit yang ia rasakan. Hingga pada saatnya ia di berikan kebahagiaan yang pantas dengan apa yang telah Tuhan uji. Cinta dan kasih sayang akan di dapatkannya, dari sahabat, dan pasangan. 'feel what happiness means' yang berarti merasakan apa arti kebahagiaan. -*- "Hah, bunda juga capek adepin anak itu. Cih! Bahkan aku tak ingin memiliki anak pembawa sial sepertinya." ... 'ugh..se menggoda itu kah pipi kasar ku ini hingga sehari mendapat tiga tamparan.' ... "Gue benci sama lo! Gue benci Grace! Lo bukan adik gue! Gue nggk mau punya adek yang bikin ibu kandung gue mati! Huhuuuu.." ... "Perkenalkan saya Arga Bastian F. Salam kenal, senang bisa bergabung di kelas 12 IPS 1. Jika tidak keberatan nanti, saya meminta bantuannya. Terimakasih." ... "Nah gitu dong, tambah senyumnya yang manis coba." "Hahaha, nah gini kan cantik," *** 💐Makasih untuk yang sudah mau baca, vote, komen, dan follow ⚠️Karya ini hasil pemikiran sendiri, tanpa plagiatan dan TYPO BERTEBARAN ⚠️Kalaupun ada nama tokoh, alur, dialog, tempat kejadian sama dengan punya kalian itu hanya ketidaksengajaan ya.. ⚠️Menilai dan mengkritik cerita boleh, asal dengan kata-kata dan kalimat yang baik dan nyaman untuk dibaca ⚠️⚠️ Author pemula juga harus dimaklumi ✓ sampul by Pinterest+canva 🙏 Sekian makasih💐💐
Aksara Lingga, écrit par Larisakuma08
59 chapitres Terminé
"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 8
Arunika cover
✓ Feel What Happiness Means cover
ARKAN |END| Belum Revisi cover
EPIPHANY cover
SANA  cover
Transmigrasi MyTia [END] cover
VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ] cover
Aksara Lingga cover

Arunika

7 chapitres En cours d'écriture

Baca aja duluu bestii, pasti menarik kok. Dijamin, hehe ____________ SMA Bumi Nusantara, sekolah terbaik di Indonesia. Dengan segudang prestasi yang mencetak para alumni berkualitas. Banyak media yang kerap memberitakan betapa unggulnya sekolah ini. Dan Keisya Renata, telah resmi menjadi bagian dari sekolah tersebut. Tapi Ironisnya, apa yang diberitakan tak sesuai realitas yang ada. Hukum dan sistem didalamnya tumpul ke bawah. Sekolah ini adalah surga bagi yang berkuasa, dan neraka bagi yang tak berdaya. Awalnya Keisya berpura-pura untuk tak peduli. Sampai akhirnya sebuah kasus menyeretnya untuk menjadi target para penguasa. Dari situlah perlawanan Keisya dimulai. ______ Keisya memejamkan mata. Napas gadis itu memberat. Ada dua hal yang bisa ia lakukan. Tetap diam, menahan semuanya, membiarkan ini berlalu begitu saja. Atau melawan. Tapi sialnya, darah Keisya sudah mendidih. Persetan dengan konsekuensinya. Tanpa peringatan, tangannya menepis cengkeraman Michella, lalu dalam gerakan cepat, ia memelintir tangan gadis itu. Michella berteriak. Wajahnya terkejut bukan main. Tapi Keisya tidak berhenti sampai di situ. Ia membalas jambakan tadi dengan lebih kasar, membuat Michella mengerang kesakitan. "Apaan sih lo?!" Michella mengumpat. "Apaan sih lo?!" Keisya menirukan nada suara Michella dengan mengejek. Lalu, dengan satu dorongan kuat, ia melempar tubuh Michella hingga gadis itu tersungkur ke lantai. Semuanya membeku. "Eh, berani banget sih lo-" Lucy maju, tapi Keisya lebih cepat. Satu tendangan terarah tepat mengenai perut Lucy, membuat gadis itu jatuh terduduk sambil meringis. Keisya menarik napas, lalu melempar tasnya ke lantai. Tangannya menggulung lengan seragam ke atas. "Yuk, rame-rame gue ladenin," tantang Keisya.