Bukan gurauan ini nyata
Lelaki tampan yang selama ini kudamba,
Tak kusangka
Kini, ada di depan mata
Dengan sekuntum bunga
Ia menyatakan cinta,
Hatiku berdebar tak kuasa
Tak mungkin aku mengabaikannya
Telah lama ku memendam rasa
Aku menatap matanya
Dia pun sebaliknya
Aku menggenggam tangannya
Mulutku tanpa ragu mengatakan "IYA"
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.