Pelita angin

Pelita angin

  • WpView
    Reads 265
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 29, 2020
Hembusan nafas yang terasa berat baru saja dikeluarkan oleh gadis itu. Nafas nya terasa tercekat karena mendengar berita yang disampaikan oleh Ibu panti nya. '' Saya tahu mata saya memang buta tapi bukan berarti karena kelemahan saya itu bisa membuat orang lain susah dan mengasihani saya. Tuhan tidak perlu membuat saya bisa melihat lagi, dengan membuat orang terdekat saya bahagia itu sudah lebih dari cukup ''. Laki-laki itu masih mendengarkan perkataan perempuan yang sedang membelakangi nya. '' Saya tidak munafik, saya akui juga ingin sembuh dari kebutaan ini. Tapi tuhan masih belum memberikan hal itu kepada saya. '' dengan nada yang lembut dan sendu. '' Apapun yang terjadi Panti Asuhan ini tidak akan digusur! . '' Milka berusaha meredam amarah nya. '' Beri tahu kepada Tuan kalian Panti Asuhan Pelita Angin tidak akan pernah digusur oleh siapapun, hanya itu yang akan terjadi. Sekarang kalian pergi dan sampaikan pesan itu kepada Tuan kalian. '' ****** '' Gue kan udah bilang panti asuhan itu harus tetap digusur!!! . Apapun yang terjadi Proyek Rumah Sakit yang harus gue bangun itu harus dibangun di tanah Panti Asuhan Pelita Angin. '' Sambil memarahi anak buah nya di ponsel yang ia gunakan dan langsung menutup panggilan ponsel nya sambil membuang nafas kasar. " Gue Serkan Almeraldi Haidar selalu ngedapetin apa yang di mau termasuk hal ini. '' Sambil menunjukkan senyum smirk nya. " Liat aja nanti kalian sendiri yang bakal nyerahin panti asuhan itu. "
All Rights Reserved
#64
fattahsyach
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GrapicH [✔] JOHNTEN FML
  • hanya untuk bunda
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • Aksara Nifa [End]
  • Perihal Sandwich(End)
  • Naomi Life's Story
  • GEVRONZ
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • TAMARA

[END] Gimana rasa nya papa jhon juga bunda chitra harus nerima dan ngelepas satu persatu anak nya yang udah tumbuh besar ini , ngelepas buat menempuh ke kehidupan baru nya bersama keluarga kecil mereka. " selagi jevan gak ganggu kuliah kamu dan jevan dukung kemauan kamu bunda izinin, jangan kaya sama yang kemarin hedeh tiap hari bunda waswas kamu di bawa nongkrong malem mulu" . . "Mungkin dikit lagi tanggung jawab untuk jaga adik-adik nya bakal hilang karna dia sudah punya satu orang pilihan nya yang bakal dia jaga" "LDR kata nya berat ,tapi aku percaya kaya nya gak deh kita coba sama-sama aja ya? Jaga hati kamu ya sampai aku balik nanti dan bawa kunci kebahagian buat masa depan kita,satu lagi jangaan tinggalin shalat" . . "Nama lo siapa?" Teriak jidan dari tempat nya,bisa dia liat perempuan tadi itu juga berhenti jalan dan balik ngehadap dia dari rasius 2 meter. "Ceslin" "bilangin sama tuhan lo gw cuman mau mencintai umat-nya, bukan mau ngerebut dari dia" . . "Iyalah emang kamu mana nih mas gilang nya gak ada tanda-tanda mau ngelamar" goda dery. "Iya kalo dateng sendiri mulu bawa seserahan nya seperangkat martabak telor sama manis ya gak?" . . "seenggak nya gak di bawelin lah hahahaha bun pak dokter gimana bun?" " kak mahesa" . . Seo family🌻 BxB || Gs🚻⛔ NCT.

More details
WpActionLinkContent Guidelines