Logophilive

Logophilive

  • WpView
    Reads 102
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 16, 2020
"Secara matematika, mesin waktu dapat terjadi ...," sejenak ia bergeming, raut wajahnya berubah sendu kemudian jatuh dalam pelukanku. Baru kali ini aku melihat ketakutan yang amat sangat darinya. "Seandainya sendari dulu aku--" ia memotong kalimatnya sendiri, badannya masih gemetaran, aku mengelus puncak kepalanya seperti yang ia biasa lakukan padaku saat aku ketakutan. Kemudian dengan lembut kubisikkan 'tidak apa-apa' meskipun sebenarnya ujung mataku juga memanas dan mungkin sudah berair. "Juan, mungkin ini terlambat mungkin juga terdengar konyol. Namun, percayalah saya senang pernah hadir di kehidupanmu. Meskipun hanya sebagai adik," sejenak bibirku terasa kelu setelah menyatakan kalimat terakhir. Dengan susah payah aku menguatkan hati kemudian kembali berujar, "Tetaplah hidup untukku Juan Alaska." #101dayskampusawanchallenge Sience: 01-08-2020
All Rights Reserved
#87
distopia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Murid Sialan
  • Sorry Mr. Husband (END)
  • Male lead Antagonist
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong ) - END
  • TC: Teratai Putih Kembali Populer [END]
  • I Am In Novel?!!
  • 𝔈𝔱𝔥𝔬𝔩𝔬𝔤𝔶 𝔬𝔣 𝔇𝔦𝔰𝔰𝔬𝔠𝔦��𝔞𝔱𝔦𝔬𝔫 || Jayhoon

Menceritakan seorang guru STM yang disukai sama anak didiknya sendiri, yang mana umur mereka terpaut jauh. Akan tetapi tidak mengurungkan tekad Ale untuk tetap mendekatinya, meskipun sudah ditolak berkali kali!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines