PECCANTUM
  • WpView
    Reads 1,328
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 25, 2021
(Sequel Dive & Accontece. Melvin Point Of View) God only hate sin, not a sinner. Melvin Rafaelo Adams. Keturunan Adams yang paling bontot tapi paling hebat dalam membuat pusing keluarganya. Kabur selama 2 minggu karena dipaksa meneruskan perusahaan papanya. Lalu entah mendapat Firman dari mana, ia kembali pulang dengan selamat sambil memberikan keputusan yang tepat. Yaitu meneruskan perusahaan sang papa sesuai keinginan kedua orangtuanya. Sampai setahun kemudian, keluarga Adams kembali dikejutkan oleh kedatangan Melvin dengan seorang wanita yang lebih tua dan menggendong seorang bayi laki-laki yang begitu persis seperti saat Melvin masih bayi.
All Rights Reserved
#43
manager
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sleeping With My Boss
  • ELVINO (END)
  • My Dangerous Boss
  • Pengantin Yang Di Tukar  (BxB)
  • Happily Ever After (OffGun)
  • Young Mother [COMPLETED]
  • 13. Monalisa (THE END)
  • [BL] Sudden Omega
  • [END] Kelahiran Kembali Mendapatkan Hati Yang Tertinggal
  • Mahagasmara

Adult Romance 21+ "Jangan, Pak Darell! Jangan! Ini sama saja dengan membunuh nama baik saya, Pak." Fiona meraih pakaiannya dan segera mengenakannya dari balik selimut. "Kamu harus bangga bisa tidur sama saya." Fiona tak habis pikir dengan pria ini. Melakukan kesalahan fatal harus dibanggakan karena melakukannya dengan atasannya sendiri, sedang Fiona tahu mereka berdua tak memiliki status apa pun kecuali atasan dan bawahan. "Apa Anda sinting?!" Fiona bangkit dari ranjang dengan sewot. Dia tidak tahu kalau Darell adalah pria yang memiliki ego tinggi hingga Fiona harus bangga tidur bersamanya. Tapi, bagi Fiona apa yang dilakukannya adalah sebuah kesalahan. Kesalahan fatal dan semakin fatal karena pria yang berhasil menyentuh tubuhnya adalah pria narsistik. "Well, anggap saja aku salah ngomong tadi. Aku pikir kamu senang kalau kita melakukannya." Wajah pria itu tampak bersalah, tapi tidak membuat kemarahan Fiona berkurang. "Aku mabuk karena marah kekasihku telah mengkhianatiku. Dia menjalin hubungan dengan Deon." Fiona kembali tercengang. "Pak Deon?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines