Story cover for She is . . . by MHitachi
She is . . .
  • WpView
    Reads 999,673
  • WpVote
    Votes 20,084
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 999,673
  • WpVote
    Votes 20,084
  • WpPart
    Parts 9
Complete, First published Sep 18, 2014
"nggak apa-apa pak, saya kan sudah bilang kalau saya terbiasa di repotkan" Anin tersenyum dan Azka juga tersenyum atas candaan Anin.

Senyum yang membuat Azka ingin masuk lagi kedalam rumah itu.

"terimakasih untuk makan malamnya"

Anin hanya mengangguk

"boleh lain kali saya main lagi kesini"

dan lagi-lagi Anin hanya mengangguk, menatap jari-jari kakinya yang sengaja di gerak-gerakannya

"boleh saya cium kamu"

Anin mengangguk, dan dengan begitu Azka memajukan tubuhnya, memegang bahu Anin untuk meminta perhatian gadis itu, Anin yang tentu saja kaget dengan tindakan itu, menatap Azka dengan pandangan heran, berikutnya mata bulatnya melebar setelah tindakan Azka yang menyatukan bibir mereka seperkian detik.

"selamat malam"
All Rights Reserved
Sign up to add She is . . . to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Langit Yang Merenggut Cinta  by Lautan_Ku
22 parts Complete
LANGIT YANG MERENGGUT CINTA --- Deskripsi: Apa jadinya kalau cewek paling tengil di sekolah harus berurusan sama cowok paling dingin yang susah ditebak? Zea Adara-bar-bar, selengean, dan punya nyali lebih gede dari logikanya. Bagi dia, hidup itu cuma ada dua pilihan: gas atau rem. Dan sejauh ini? Dia selalu milih gas. Arkana Dirgantara-cowok yang lebih sering diem daripada ngomong, tapi auranya bikin semua orang segan. Ketua OSIS perfeksionis yang nggak pernah ketahuan marah. Atau... mungkin dia cuma jago nyembunyiin emosinya? Dunia mereka nggak pernah bersinggungan-sampai suatu malam, Zea nggak sengaja nyerempet motor Arkana pas lagi balapan liar. Alih-alih panik, Zea malah nyengir, "Nggak mati, kan? Yaudah, selow aja." Arkana cuma menatapnya datar. "Gue nggak peduli lu siapa. Tapi lain kali, jangan sampai gue harus turun tangan." Dan ternyata, 'lain kali' itu datang lebih cepat dari yang mereka kira. Ketika taruhan bodoh bikin Zea terjebak dalam proyek sekolah yang dipimpin Arkana, keduanya terpaksa sering ketemu. Zea yang hobi bikin onar, Arkana yang suka aturan-kayak api ketemu es. Tapi semakin lama mereka bentrok, semakin Zea sadar... ada sesuatu di balik tatapan kosong Arkana. Sebuah rahasia yang cowok itu sembunyikan rapat-rapat. Dan saat semuanya mulai terungkap, Zea cuma punya satu pertanyaan: "Apa gue siap menghadapi sisi lain Arkana yang selama ini dia tutupin?" --- ❗️WARNING: Enemies to lovers (tapi Zea lebih kayak 'musuh sendiri' karena hobi bikin masalah) Slow burn (Arkana bukan tipe cowok yang gampang luluh) Banyak momen absurd dan perang urat saraf Ada sisi dark dan misteri di balik karakter Arkana Kalau lo suka kisah dengan bentrokan dua dunia yang nggak mungkin nyatu, "Langit Yang Merenggut Cinta" bakal bikin lo ketagihan. Siap masuk ke dalam permainan mereka? 🔥 Let the chaos begin! 🔥
BTTH : The Fallen Genius by LannMapple
80 parts Ongoing
"Ayah, apakah kamu memanggilku?" Xiao Yan berdiri di pintu ruang resepsi, menatap ayahnya. Xiao Zhan hendak berbicara ketika Nalan Yanran tiba-tiba berdiri dari tempat duduknya, menatap Xiao Yan dengan takjub. "Kamu... kamu Xiao Yan?!" "Siapa kamu?" Xiao Yan menatap wanita muda yang agak akrab itu, dengan lembut mengetuk dagunya saat dia berpikir sejenak. Kemudian, matanya melebar saat dia menunjuknya. "Pecinta kuliner kecil!!!" "Siapa pecinta kuliner kecil itu?!!" Setelah mendengar kata-kata Xiao Yan, wajah Nalan Yanran segera berubah merah terang, penuh rasa malu dan marah. Dan pada saat ini, semua orang di dalam dan di luar ruang resepsi dibiarkan tercengang. Melihat ini... apakah kedua anak muda ini saling mengenal? Sama seperti semua orang dipenuhi dengan keraguan, kemerahan di wajah Nalan Yanran memudar, dan ekspresinya berubah sangat serius. Dia berbalik ke arah Xiao Zhan, menangkupkan tinjunya, dan berbicara dengan tegas. "Paman! Yanran datang hari ini hanya dengan satu tujuan!" Setelah mendengar kata-kata Nalan Yanran, Ge Ye segera bereaksi, menandakan para pelayan untuk membawa maju pil obat yang telah disiapkan sebelumnya sebagai permintaan maaf, sementara juga siap untuk melangkah untuk membantu. Tapi kata-kata berikutnya dari Nalan Yanran meninggalkannya membeku di tempat. "Saya berharap untuk segera menikah dengan keluarga Xiao! Sekarang juga!" ??? Dalam sekejap, seluruh ruang resepsi jatuh ke dalam keheningan. Wajah Ge Ye penuh kebingungan saat dia menatap kosong ke arah Nalan Yanran. Nyonya Muda? Bukankah dia di sini untuk membatalkan pertunangan? Bagaimana bisa berubah menjadi lamaran pernikahan???
You may also like
Slide 1 of 8
Misunderstanding cover
Langit Yang Merenggut Cinta  cover
senior [END] cover
Suamiku Amnesia (REPOST) cover
Disguise... [END] cover
Diantara mereka cover
Di Masa SMP Ku cover
BTTH : The Fallen Genius cover

Misunderstanding

16 parts Complete Mature

Tubuh Irina terpental hingga ke tembok basement karena Rayen menyentaknya dengan keras dan memegang bahu Irina hingga menempel tembok. "Why?" "..." Irina hanya menatap wajah Rayen dengan bingung. "Kenapa kamu pergi saat aku membicarakan masalalu?" "Karena memang saya harus ke toilet. Dan kenapa anda perduli, saya mendengar atau tidak?" "Jangan pernah berbicara formal saat kita sedang berdua. Aku muak." "Maaf, tapi sekarang anda adalah klien saya." Irina tak ingin mengalah kali ini. "Oh, ya aku adalah klien kamu hari ini kan." Entah apa yang harus dilakukan Irina saat mata Rayen terlihat memerah dan penuh emosi, tapi Irina tidak mau mengalah dengan pria egois dan paling dia benci ini hingga tanpa Irina duga Rayen mendekatkan wajahnya dan tanpa berfikir lagi Irina segera melangkahkan kakinya untuk menghindar. Terlambat. Rayen menarik tangan Irina hingga punggung Irina menempel di tembok lagi dan menyurukan wajahnya dan menempelkan bibirnya dengan kasar dan melumat bibir Irina. Sesaat, Irina terbuai dengan lumatan kasar namun menggoda dari Rayen sebelum kesadarannya kembali dan Irina meronta berusaha melepas cengkraman Rayen hingga tangannya terbebas dan... PLAKKK