4 Prince & I

4 Prince & I

  • WpView
    Reads 3,870
  • WpVote
    Votes 92
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 6, 2015
Hai, aku Rona. Kalian tahu? Hidupku penuuuuuuhhh warna. Saking penuhnya sampai nggak keliatan warna jelasnya apa -____- Penyebab? Pasti ada. Dan itu karena kakakku dan ketiga temannya (yang sering disebut sebagai 4 Prince di sekolah). Asik dong kenal 4 cowok ganteng kayak mereka?---Nggak! Seneng dong bisa deket sama mereka berempat?---Apa lagi! Nggak sama sekali! Kenapa??? Satu sih, alasannya. Karena mereka itu RESEK! (pengecualian buat kakakku tersayang) Pokoknya aku nggak suka deh. Pusing bawaannya kalau dideket mereka terus. Apa lagi kalo dideket dua cowok tukang bully itu! Huaaa.... :'(
All Rights Reserved
#12
gian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kronos [COLD DEVIL #3]
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • I'm Rafkal Not Raskal !!
  • Bad and Good
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • DUNIA DANIA ✅
  • KEPERGIAN SENJA
  • Warna Warni Rasa (TERBIT)
  • ASAVELA KIARA

[Cold Devil Series] "Jadi, nama lo Reana? Hai, salam kenal. Gue Michael, pacar lo mulai hari ini." A-apa?! Dia bilang apa?! PACAR?! Suara "gubrak!" seolah menggema dikepalaku. Tadinya, kupikir aku salah dengar saat anak baru itu tiba-tiba mengucapkan namaku. Namun, melihat seluruh kelas menatap ke arahku, aku yakin jika memang namaku-lah, yang tadi disebut olehnya. Hell, AKU BAHKAN BARU TAU NAMA DAN WAJAHNYA HARI INI! DI JAM INI! DAN TEPAT SAAT INI! KENAPA DIA MENGAKU-NGAKU PACARKU DISAAT AKU BAHKAN MERASA TIDAK MEMILIKI PACAR?! *** Berawal dari kalimat tersebut dan ancaman dari lelaki yang bernama Michaelis Alvin, aku-Reana Siera-di haruskan berpacaran dengannya tanpa tahu motif dari lelaki tersebut. Tentu saja, aku bukan perempuan bodoh yang bisa dengan mudahnya menerima lelaki sembarangan. Jadi, aku pun mencari tahu motifnya walaupun kebanyakan berasal dari orang lain yang mengatakannya dengan suka rela. Mantanku bilang, pacarku itu monster. Sahabatku bilang, dia dewa berhati iblis. Dan sepupuku bahkan menentang hubunganku. Namun, yang kulihat, Michaelis Alvin sangat baik padaku. Saat itulah, masalah lain datang. Nenekku menjodohkanku. Ini adalah momen paling rumit selama aku hidup tenang selama 17 tahun.

More details
WpActionLinkContent Guidelines