Tell me

Tell me

  • WpView
    Reads 130
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Thu, Aug 13, 2020
_To be honest, im very tired but i might be able to cover it up, pray that i can get through it patiently_. Menunggu adalah hal sulit yang pernah semua orang lalui. Bisakah aku bahagia? Aku juga ingin seperti mereka, tapi mau bagaimana mana lagi? inilah takdir hidupku. Bisakah aku tersenyum tanpa menyimpan luka? Hati itu ibarat tembok, batu-bata adalah masalah yang ditutupi oleh cat, senyuman. Tembok bisa kapan saja retak, rusak dan warna yang telah usang. Hanya orang tertentu yang bisa menjaga tembok dengan baik. Bisakah aku bertemu dengannya untuk kesekian kalinya? ㆁ With me _Park Diniana Hea_
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NOESIS [END]
  • Let Me Love You Longer
  • Lost Stars
  • DIARY RISA [COMPLETED✅] [REVISI]
  • Brave Alone
  • Di Balik Nama Zella
  • I'm okay (END)
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  • Hopeless

Setiap pagi dimulai dengan nada yang sama. Nada yang tidak asing, tapi juga tak pernah benar-benar diingat. Seperti dengung lembut yang tumbuh dari dinding, atau bisikan yang terlalu sopan untuk membangunkan siapa pun. Anak-anak terbangun perlahan. Mereka tahu kapan harus duduk, kapan harus tersenyum, dan kapan harus mengatakan "terima kasih" pada sesuatu yang tidak pernah mereka lihat. Langit tak pernah berubah. Lantai tak pernah berdebu. Hari-hari disusun rapi seperti barisan seprai yang terlipat. Tidak ada yang jatuh. Tidak ada yang hilang. Kecuali... sesuatu yang tidak pernah disebut. Di antara semua yang seragam, ada satu yang tidak persis cocok. Seorang anak perempuan yang terlalu tenang, terlalu sering diam di tengah keramaian, dan matanya-selalu mencari sesuatu yang tidak terlihat orang lain. Serene. Ia menulis hal-hal kecil di balik kertas tugas. Hal-hal yang tidak pernah diajarkan, dan tidak boleh ditanyakan. Ia mencatat kapan musik terasa sedikit lebih sendu, kapan suara langkah di lorong tidak cocok dengan jumlah kaki. Orang bilang Serene hanya anak yang suka berpikir. Anak yang tidak pernah nakal, tidak pernah melawan. Tapi mereka tidak tahu... diam itu kadang bukan berarti lupa, melainkan mengingat terlalu banyak. Dan pagi-pagi di tempat ini, yang seharusnya hangat dan tenang, perlahan mulai terdengar berbeda- bukan karena ada suara baru, tapi karena seseorang mulai benar-benar mendengarkan. [Update setiap Malam] 《DISCLAIMER》 [DON'T COPY PASTE MY STORY!!] *Aku butuh sebuah 🌟 agar mereka yang tak terlihat tidak mendekat * Start = 14 mei 2025 Finish =

More details
WpActionLinkContent Guidelines