Menjadi asisten pribadi CEO muda Jarvis Edward Ravindra bukanlah impian Tri Listiana sampai akhirnya ia terjebak dalam pusaran dunia bisnis yang dingin dan penuh tekanan. Jarvis, perfeksionis dan dingin, awalnya hanya melihat Ana sebagai bagian dari sistem. Tapi siapa sangka, di balik jadwal ketat dan ruangan rapat yang sunyi, tumbuh rasa yang sulit dijelaskan. Namun Ana bukan tipe wanita yang mudah goyah oleh status atau pesona. Di dunia yang penuh aturan dan batas profesionalitas, apakah rasa itu akan diberi ruang? Atau justru menjadi ancaman bagi karier dan harga diri mereka? jangan lupa vote & follow agar tidak ketinggalan update ceritaku selanjutnya!
More details