Story cover for Friend (Zone)  by rainbowrain01_
Friend (Zone)
  • WpView
    Leituras 16
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 1
  • WpView
    Leituras 16
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 1
Em andamento, Primeira publicação em jul 30, 2020
UPDATE PAS SENGGANG AJA

Blurb

Pernah tidak kalian berteman dengan lawan jenis? Jika pernah itu merupakan suatu hal yang wajar bukan.  Kalian pasti punya alasan tersendiri untuk lebih memilih berteman dengan lawan jenis daripada yang sesama jenis. Tapi jika tiba-tiba kalian terjebak pada zona nyaman atau yang dikenal friend zone apa yang akan kalian lakukan? Apalagi jika teman dekatmu yang lain juga merasakan zona yang sama bersamamu. Lalu bagaimana caramu menanggapinya? 

Ini bukan kisah tentang fake nerd yang bertemu dengan cowok hits di sekolah. Bukan pula tentang kisah benci yang berubah menjadi cinta. Melainkan tentang persahabatan yang berujung ke zona nyaman. Juga tentang persamaan rasa yang tak berani diungkap kebenarannya. 

Ini kisah tentang Pelangi Alsandra. Cewek polos yang sering insecure disamping sahabat hits nya. Alhasil Pelangi lebih sering meluangkan waktu bersama teman cowoknya. Hingga suatu hari ia jatuh hati pada Rangga, cowok super keren yang punya sikap loyal ke siapapun. Sampai terdengar kabar miris bahwa Rangga tengah berpacaran dengan Shalun, salah satu sahabat hits nya. 

Semenjak hari itu Pelangi selalu memasang topeng bahagia. Hanya dua orang sahabat yang dipercayai untuk menampung lika-liku kehidupannya, dua orang sahabat yang dipercaya untuk ikut masuk ke dalam alur hidupnya, dua orang sahabat yang memiliki masalah yang sama dalam hidupnya, serta dua orang sahabat yang diam-diam menyimpan rasa untuknya. 

©rainbowrain01_
Todos os Direitos Reservados

1 capítulo

Inscreva-se para adicionar Friend (Zone) à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#642sadgirl
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Untitled 2017  [Ongoing], de Sandrialova
11 capítulos Em andamento
Keduanya sama-sama tertawa ketika suasana perlahan mencair. Juwita yang mulai membuka diri kini kembali melontarkan pertanyaan acak yang Ia sesali setelahnya. "Kamu kalo kesini sama siapa, raf ? Pacar ?" Raut lelaki itu tiba-tiba berubah. Tatapan matanya berpendar kearah lain, menyembunyikan cemas yang tersirat di balik jawabannya yang santai. "Pacar saya lagi gga di sini, Rei. Dan dia bukan anak tongkrongan kayak kita." Tanpa sadar gadis itu menahan nafasnya sendiri, belum siap dengan jawaban yang diterimanya. "Oh, gitu. Udah lama LDR-nya ?" Juwita bertanya lagi dengan wajah ingin tahu, walau kenyataannya justru sebaliknya. Sebab menurutnya akan aneh ketika topik itu hanya berhenti sampai di situ saja. "Sejak lulus kuliah. Dua bulan yang lalu. Dia sekarang lagi lanjutin S2 di Jakarta." "Wowww,,,hebat ya dia masih semangat untuk kuliah. Limitted edition tuh cewek kayak gitu. Kamu beruntung, raf." Lelaki itu hanya menjawabnya dengan senyuman tipis. Kepalanya menunduk, menyembunyikan wajahnya dari Juwita yang sedang menatapnya nanar. Setelahnya, obrolan itu terjeda beberapa saat. Keduanya kembali sibuk dengan isi kepala masing-masing. Juwita yang merasa bersalah karena telah menghadirkan pembahasan yang berat, juga Asraf yang kini sedang mengabaikan kenyataan yang membuat suasana kembali hening. "Kayaknya salah banget ya kita baru ketemu sekarang ?" Rasanya seperti ada sebuah kekuatan besar yang menyerap habis suara-suara di sekitar mereka. Heningnya terasa mencekam ketika hanya ada suara Asraf dan debar jantungnya di sana. Pertanyaan Asraf tadi menggaung di telinga, menimbulkan rasa perih yang tidak seharusnya ada. Untuk apa Ia merasa kecewa ketika tahu bahwa Asraf ternyata sudah punya pacar ? Bukankah mereka tidak pernah memiliki hubungan yang spesial sebelumnya ?
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Untitled 2017  [Ongoing] cover
From a friend to lover? cover
The Game cover
Ragashka [END] cover
Just a Friend [COMPLETED] cover
Friend's Zone's cover
YOU'R MY FRIENDZONE [Completed] cover
ARGANTA.  cover
The Fall of Ladykiller  cover
Back To You cover

Untitled 2017 [Ongoing]

11 capítulos Em andamento

Keduanya sama-sama tertawa ketika suasana perlahan mencair. Juwita yang mulai membuka diri kini kembali melontarkan pertanyaan acak yang Ia sesali setelahnya. "Kamu kalo kesini sama siapa, raf ? Pacar ?" Raut lelaki itu tiba-tiba berubah. Tatapan matanya berpendar kearah lain, menyembunyikan cemas yang tersirat di balik jawabannya yang santai. "Pacar saya lagi gga di sini, Rei. Dan dia bukan anak tongkrongan kayak kita." Tanpa sadar gadis itu menahan nafasnya sendiri, belum siap dengan jawaban yang diterimanya. "Oh, gitu. Udah lama LDR-nya ?" Juwita bertanya lagi dengan wajah ingin tahu, walau kenyataannya justru sebaliknya. Sebab menurutnya akan aneh ketika topik itu hanya berhenti sampai di situ saja. "Sejak lulus kuliah. Dua bulan yang lalu. Dia sekarang lagi lanjutin S2 di Jakarta." "Wowww,,,hebat ya dia masih semangat untuk kuliah. Limitted edition tuh cewek kayak gitu. Kamu beruntung, raf." Lelaki itu hanya menjawabnya dengan senyuman tipis. Kepalanya menunduk, menyembunyikan wajahnya dari Juwita yang sedang menatapnya nanar. Setelahnya, obrolan itu terjeda beberapa saat. Keduanya kembali sibuk dengan isi kepala masing-masing. Juwita yang merasa bersalah karena telah menghadirkan pembahasan yang berat, juga Asraf yang kini sedang mengabaikan kenyataan yang membuat suasana kembali hening. "Kayaknya salah banget ya kita baru ketemu sekarang ?" Rasanya seperti ada sebuah kekuatan besar yang menyerap habis suara-suara di sekitar mereka. Heningnya terasa mencekam ketika hanya ada suara Asraf dan debar jantungnya di sana. Pertanyaan Asraf tadi menggaung di telinga, menimbulkan rasa perih yang tidak seharusnya ada. Untuk apa Ia merasa kecewa ketika tahu bahwa Asraf ternyata sudah punya pacar ? Bukankah mereka tidak pernah memiliki hubungan yang spesial sebelumnya ?