Nobody Like You || Brian & Somi

Nobody Like You || Brian & Somi

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 6, 2020
WpInfo
Fanfic
Cerita dua manusia yang sepupuan beda usia, beda gender, beda emak bapak, tapi sama-sama gesrek. Bagaimana keseharian keduanya? Baca aja. Semi non-baku Cast : - Kang Brian - Jeon Somi Disclaimer: Cerita ini fiktif gengs. Gak ada sangkut pautnya sama apapun dan saya selaku pembuat cerita memohon maaf kalo cerita ini gak jelas atau karakter nya gak sesuai sama artis aslinya. Karena saya cuman pinjam cast nya boss. Sekian. Makasih buat yang udah baca. Saranghanda~~~
All Rights Reserved
#142
somi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kang Younghyun : Finale (Young K DAY6) [Completed]
  • Partner Hidup
  • I like you ; Park Jaehyung
  • You My Dream(JJK & KDH)✔
  • [✓] Ayah Siaga + Day6
  • Auto Superhero || Sunoo (END)
  • Noah's Papa [COMPLETED]
  • Tetangga Baru [S.COUPS/Seungcheol]
  • BUCIN [DAY6 YOUNG K]

Bekerja sebagai penyiar radio membuat Brian banyak dikenali orang-orang, bahkan sosial medianya dipenuhi oleh beberapa penggemarnya yang terus-menerus memberikan pujian untuknya. Selain karena tampan, dia pun memiliki suara yang indah ketika bernyanyi. Mustahil jika pria tampan seperti Brian tak memiliki seorang kekasih, tentu saja dia sudah mempunyai satu nama yang membuat hari-harinya semangat dalam bekerja, yaitu Ara. Disisi lain, ada hati yang harus terluka karena menerima kenyataan kalau Brian telah menjadi milik seseorang. Ayana Kim. Rekan kerja Brian, salah satu staff Enam hari radio. Dia-lah saksi bisu ketika Brian tengah menyiar di radio, selain menjadi rekan kerja yang baik untuk Brian, dia pun lumayan dekat dengan Ara dan sering bertukar cerita meskipun topiknya hanya berputar pada Brian. Hingga tiba saatnya Ayana dibuat dilema, antara ingin memperjuangkan Brian atau melepaskan Brian untuk Ara. Dia tahu, kalau perasaannya pada Brian ini salah, tapi dia tak bisa melakukan apa-apa karena hati tak bisa memilih untuk jatuh pada siapa. "Ayana, ini ada bekal. Mau makan berdua sama aku, enggak?" tawar Brian. "Bo-boleh?" gugup Ayana. Brian terkekeh pelan lalu berucap, "Boleh dong, Ara yang masak dan suruh aku buat makan siang sama kamu." *** Cover by tiadesign_

More details
WpActionLinkContent Guidelines