Better Than Me

Better Than Me

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 4, 2020
Ini bukan pertama kalinya Irisviel menyatakan perasaannya terlebih dahulu kepada lawan jenisnya. Tapi ini pertama kalinya perasaannya dibalas. Walaupun dalam tenggat waktu yang lumayan lama untuk membalas ucapan akan perasaannya. Dan juga ia mengatakan tentang rasa yang ia miliki kepada lawan jenisnya, bukan tuntutan untuk dibalas, hanya ingin memberitahukan. Dan jelas pasti akan ada kemungkinan-kemungkinan buruk dan banyak resiko. Yang Irisviel lakukan hanyalah, mencoba menyatakan tanpa paksaan akan balasan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Really Love? [gxg]
  •   Kita Beda
  • MOANA AUDIA [ TERBIT ]
  • DANADYAKSA
  • SKRIPSUIT  ✔
  • KKN; Where Were We Before? 1 (True Story)
  • AKRA STORY Aksa & ayra
  • SHETAN
  • FIX YOU [TERBIT]

Mulanya aku adalah perempuan normal yang menyukai lawan jenisku. Bahkan sering galau berat kalau di putusin pacar atau ngeputusin pacar. Cuma pas aku ketemu sama dia, semuanya bener-bener berubah! Dia seratus persen mengubahku, dia perempuan. Aku tau aku juga perempuan, tapi apa salah kalau aku menaruh hati dan perasaan cinta padanya? Jika memang salah, kenapa Tuhan mempertemukanku dengannya dan memberikan rasa ini untuknya? - Ratri Raissa Elysia Aku yang seorang perempuan straight malah disukai seorang cewek cantik paling terkenal di kampus. Apa yang dia lihat dari aku? Kalau memang dari fisik, itu wajar saja. Cuma bagiku, dalam diriku tidak ada yang istimewa. Lebih parahnya cewek itu menyatakan perasaannya padaku tepat aku memutuskan untuk menjadi sahabatnya. Ada apa ini? Aku baru saja ingin mendapat saran darinya tentang seseorang yang baru saja menembakku, tapi nyatanya, belum memberitahunya dia malah lebih dulu menyatakan perasaannya. Bagaimana ini? -Josefin Kimberly Ardian

More details
WpActionLinkContent Guidelines