Terlambat (Ripanthar)

Terlambat (Ripanthar)

  • WpView
    Reads 6,804
  • WpVote
    Votes 452
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 31, 2020
"gue juga binggung kenapa perasaan ini harus ada? bahkan gue sendiri gak menyadari kapan perasaan ini mulai ada? gue cuma gak mau ngecewain adriana dan gue juga gak mau ngecewain cito . gue minta tolong sama lu jangan pernah muncul di hadapan gue lagi gue mohon!? setiap kali gue ngeliat lu gue ngerasain sakit? yah sakit karna kenyataannya gue gak bisa milikin lu seutuhnya dan gue minta lu jangan muncul lagi dihadapan gue biar gue bisa lupain lu dan ngelupain perasaan aneh ini" ucap Julian penuh dengan emosi "iya athar janji gak akan muncul lagi di hadapan bangzul . maaf kalau kehadiran athar membuat bangzul sakit . athar pamit jaga diri bangzul baik-baik" ucap Athar
All Rights Reserved
#151
julian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lo, Tunangan Gue !!! [Sudah Terbit]
  • With You 나는 행복하다
  • Love❤
  • the other side
  • ABISYA (aku & dia)
  • My Perfect Arland
  • ADA CINTA 2 ( Complete )

[Tersedia di toko buku terdekat. Beberapa part sudah dihapus] Fani membenci Reihan Nathaniel setengah mati. Cowok playboy yang selalu menjadi most wanted di kampusnya. Bagaimana bisa Tuhan menciptakan cowok seperti Rei yang tidak bisa menghargai cewek? Bukan. Bukan karena cowok itu berlaku kasar atau apapun. Tapi karena cowok itu terlalu lembut dan membuat hampir semua cewek di kampusnya bertekuk lutut pada pesona -yang menurut Fani justru sangat menyebalkan. Kenapa juga orangtuanya memintanya untuk bertunangan dengan cowok itu? Dan yang lebih menjengkelkannya lagi, kenapa Rei harus menerima pertunangan mereka? Karena sebuah alasan, Rei harus menyetujui permintaan orangtuanya untuk bertunangan dengan Tiffany Adelia. Cewek yang ternyata adik tingkatnya di kampus dan cewek yang ternyata membencinya setengah mati. Tapi Rei berusaha untuk bersikap tenang demi rencananya. Karena ternyata, cewek itu juga pernah terlibat secara tidak langsung dengan masa lalunya. "Sampe tujuan gue berhasil aja, Fan. Setelah itu, gue pasti lepasin lo." Tapi belum juga berhasil, hatinya justru berontak dan membuat rencananya hampir gagal. Atau mungkin sudah gagal? Karena tanpa sadar, dia selalu ingin orang lain tahu tentang statusnya dengan Fani. Bukan lagi untuk keberhasilan rencananya, tapi untuk hatinya agar cewek itu tetap tinggal di sisinya. Fani menatap Rei tajam. "Lo nggak punya hak buat ngatur-ngatur gue." "Gue tunangan lo, kalo lo lupa." "Kita cuma pura-pura, kalo lo lupa." "KALO GUE BILANG JANGAN JALAN SAMA DIA, YA BERARTI JANGAN JALAN SAMA DIA!! JANGAN BIKIN GUE TAMBAH MARAH, FAN!!" bentak Rei sambil menonjok dinding.

More details
WpActionLinkContent Guidelines