Cahaya Dipenghujung Senja

Cahaya Dipenghujung Senja

  • WpView
    Reads 434
  • WpVote
    Votes 119
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 26, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
[Follow dulu sebelum membaca:)] "Apa yang kita lihat itu belum tentu kejadian yang sebenarnya, karena sebagai manusia penglihatan kita terbatas, yang kau lihat saat ini hanya salah satu sisi atau beberapa sisi anak muda, sedangkan dalam satu cerita kehidupan terdapat banyak sisi. Untuk itu, jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan." - Pak Badrun "Lo harus tetap jadi lo sendiri, terserah mereka itu mau berubah seperti apa, karena sebetul apapun yang lo lakuin, akan tetap aja ada yang nggak suka. Itu sudah menjadi hukum alam. Jangan terlalu diambil hati, anggap saja ini bagian dari keseimbangan...."- Max Galaksi
All Rights Reserved
#91
galaksi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IGNITES (END)
  • KenSil (Kisah yang Belum Usai) ✓
  • GALAKSI MENTARI (TAMAT)
  • Kelas A [End]
  • Cool Senior [SUDAH TERBIT]
  • Verronica (COMPLETED)
  • KEPERGIAN SENJA
  • My Doll {END}
  • sebuah senyuman
  • Surprise

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮

More details
WpActionLinkContent Guidelines