Kunir
  • WpView
    Reads 5,071
  • WpVote
    Votes 901
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 18, 2021
"Bacaan Qur'an kamu tartil sekali. Hafalan kamu juga bagus, lancar. Makhorijul hurufnya benar semua. Suara kamu masyaa Allah merdunya. Tadi, pas kamu baru baca taawuz aja, saya langsung terpesona." "Hehe, terima kasih, Bu. Duh, saya jadi malu." "Eh, siapa tadi nama kamu? Kun... " "Kunir, Bu." "Ku...nir? Kunir itu kunyit, kan? Nama kamu berasal dari nama rempah?" "Hehe, iya. Ibu orang Jawa, ya? Kok tahu kalau kunir itu kunyit?" "Bukan, saya orang sini asli. Tapi saya gak asing sama nama-nama rempah dalam berbagai bahasa. Jadi, kenapa nama kamu kunir? Ada filosofinya?" "Kalau dari yang saya pelajari, menurut ilmu psikologi, warna kuning dapat memunculkan rasa optimis. Kunyit warnanya kuning kan, Bu? Jadi, saya berharap hidup saya selalu dipenuhi perasaan optimis dalam segala situasi. Filosofi itu juga yang bikin saya ndak mau nyerah sama semua keadaan. Tapi ini karangan saya sendiri sih, hehe. Duh, maaf saya jadi panjang lebar." "Kamu cantik, cerdas, suara kamu bagus, hafizah pula. Kamu manusia atau bukan? Hampir sempurna, loh." "Saya punya buanyak kekurangan, Bu. Ndak bisa masak salah satunya. Bukankah itu problem terbesar bagi seorang wanita?" "Nama kamu diambil dari rempah masakan, tapi kamu gak bisa masak? Kamu semakin terlihat unik di mata saya." ----- Namanya Kunir. Nama yang unik, seunik kepribadiannya. Ia gadis yang ceria dan mudah membuat siapa pun suka. Orang-orang menganggapnya selalu bahagia, tanpa tahu bahwa ia menyembunyikan segunung luka. Namanya Kunir. Gadis ceria yang tak pandai membagi duka, meski dengan orang terdekatnya. Gadis yang gigih dan tak pernah mau menyerah pada apa saja, meski kehilangan kebahagiaan menjadi taruhannya.
All Rights Reserved
#279
selebgram
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sudut pandang (felisha)
  • Assalamualaikum Imamku
  • Standing With You (gxg) (completed)
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • U'RE MINE [END]
  • Pahala Surgaku✓
  • Something Different
  •  The Secret Of Love(lingorm)
  • kiara's dream
  • MY HOPE IS YOU (END)

"Kasih gue tutorr dong din. Kayaknya lo gampang banget bisa punya pacar. Masa gue yang ganteng gini belum bisa dapetin feli juga? Lo sih fel. Susah banget di gapai. Tinggal terima gue kenapa sih? Gue kan iri sama nadine" omel galuh menyalahkan felisha membuat felisha memutar bola matanya malas. "Ya lagian, ngapain juga lo sukanya sama gue? Kan banyak cewe lain yang bisa lo sukain" cibir felisha. "Ya ngga tau, ini semua kan gara-gara lo. Siapa suruh lo cantik, gemesin, nganenin, lucu gitu? Kan gue jadi suka sama lo" *** Galuh menggeleng cepat "Ngga kok, Ayo bareng aja. Searah juga kan tujuan kita. Ke pelaminan" gurau Galuh dengan alis yang ia naik turunkan membuat felisha berdecak. "Buru! Ngga usah bercanda. Gue Ngga punya banyak waktu" desak felisha. Karena sebentar lagi shift kerjanya akan dimulai, menjadi seorang barista di caffe Coffee yang terkenal membuatnya menjadi super super sibuk disela tugas kuliahnya. Galuh murung, karena gombalannya yang sama sekali tidak mempan untuk felisha "Ya kan siapa tau nanti bukan sekedar candaan lagi fel. Tapi jadi kenyataan" ^^ "Gue buru buru itu karena Ngga pengen ketemu lo galuh" terang felisha membuat Galuh mencibir. "Jahat banget omongan lo sha. Tapi tenang aja, gue Ngga sakit hati kok" ^^^ "Ayo! Galuh tolong anterin gue ya. Nanti gue bensinin" ujar felisha sembari melongokkan kepalanya ke samping, agar bisa melihat wajah galuh yang tertutup helm hitamnya. "Dikiranya gue ojek kali. Padahalkan gue rela lakuin apapun buat dia, jangankan nganterin. Nemenin jadi suami aja pasti bakal gue jabanin" gumam galuh mencibir. "Hah?? Lo ada bilang sesuatu galuh?" "Ngga. Gue cuma bilang iya felisha cantik, lucu, unyu-unyu, gitu kok" Aku Ngga ngarep banyak yang voment, tapi disini Aku cuman pengen karya Aku bisa sampai tamat aja. Ngga lebih

More details
WpActionLinkContent Guidelines