Cerita di Bawah Hujan

Cerita di Bawah Hujan

  • WpView
    Reads 219
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 28, 2023
WpInfo
Fiction
Social Themes
[Hiatus] "K-kenapa kamu tertawa?" tanya Kayla heran. Lelaki di depannya itu menghentikan tawanya. Lantas mengulum senyum sambil menatap Kayla. "Karenamu!" timpalnya. Kayla tertegun, tak mengerti dengan situasi di depannya ini. Kenapa pemuda yang baru saja hendak bunuh diri ini sama sekali tak terlihat seperti seseorang yang putus asa atau sedang banyak masalah? Melihat raut kebingungan Kayla, pemuda itu kembali menarik senyumannya. Ia kemudian mendongak membiarkan tetesan air hujan yang tak begitu deras itu menetes di wajahnya. "K-kenapa dengan saya?" tanya Kayla gugup juga heran. Apalagi saat melihat lelaki tadi malah memejamkan matanya dengan kepala yang mendongak. Seolah sedang menikmati air hujan yang menetes di wajahnya. Mendengar pertanyaan Kayla. Pemuda itu menghentikan kegiatannya. Ia menatap Kayla dengan lekat. "Pikiranmu itu!" ucap sang pemuda. "Pikiran saya? Kenapa dengan pikiran saya? Bicaralah dengan jelas!" kesal Kayla "Pikiranmu... Bodoh?" Kedua mata Kayla melotot mendengar ucapan sarat akan penghinaan itu. Ia ingin membuka suara namun urung ketika pemuda itu melanjutkan kalimatnya. "Tidak semua orang yang berdiri di atas pembatas jembatan itu ingin melompat, Nona. Begitupun dengan saya. Saya tidak ingin mengakhiri hidup. Em... Tapi ya saya akan mengucapkan terimakasih atas rasa simpatimu yang tinggi." Bum! Detik itu juga rasanya Kayla ingin menenggelamkan diri di rawa-rawa dan tak menampakkan wajahnya di hadapan pemuda ini. Kenapa tadi Kayla tidak berpikir panjang dan malah langsung menarik pemuda itu? Padahal belum tentu lelaki itu ingin melompat dan mengakhiri hidupnya. Sekarang Kayla harus bagaimana? Rasanya begitu malu karena sudah bersuuzan pada pemuda itu. Tolong, siapapun bawa Kayla menghilang dari hadapan pemuda ini sekarang juga.
All Rights Reserved
#320
ning
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEMESTA YANG KU CARI
  • KAGUM
  • Tasbih Pembawa Jodoh
  • SATU HARI (TAHAP REVISI)
  • Kamu
  • Dear My big Bro • On going
  • My Badboy Boyfriend
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Bianglala

Terlahir dari rahim seorang pelacur bukanlah kemauan Ayesha, namun nyatanya kesalahan yang di perbuat orang tuanya sudah menjadi takdir yang begitu menyakitkan untuknya, tak bernasab dan mendapat kutukan sedari lahir benar-benar menyiksa hidup gadis itu, di tambah kegagalan cinta yang ia alami. Hingga semesta tak sengaja mempertemukannya dengan seorang lelaki bernama Irzan Ghazi El-Fathan, yang berhasil membuatnya jatuh cinta kembali di saat ia tidak ingin jatuh cinta lagi. Namun lagi dan lagi, kisah cintanya kembali di ambang ujian yang besar. Apakah Ayesha dan Irzan berhasil bersatu? "Semesta mempertemukanku denganmu disaat aku tidak ingin jatuh cinta lagi, ku harap kamu benar ingin menetap, bukan hanya sekedar singgah di hati." -Ayesha Nindia Taleetha- "Tidak ada pertemuan yang kebetulan, ini sudah termasuk takdir dari Allah, jika kamu tidak ingin jatuh cinta lagi, maka izinkan saya meminta izin Tuhanmu untuk masuk ke hatimu dan memperjuangkanmu." -Irzan Ghazi El-Fathan-

More details
WpActionLinkContent Guidelines