Babalik

Babalik

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 3, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Kadang aku menemukan sosok lain dalam diri saat aku sedang mengalami luapan emosi. Seperti ada anomali yang selama ini aku hindarkan, aku yang tak pandai merangkai kata, tiba - tiba selalu ada saja yang ingin aku utarakan melalui tulisan. Aku yang tidak pernah bercerita mengenai apa yang pernah aku alami hingga seperti ini. Aku hanya diam, bungkam di depan semua orang. Namun aku percaya bahwa semua akan membaik jika semua emosi diurai menjadi sebuah tulisan. Butuh waktu untuk dewasa, bijak tidak selalu memandang umur. Selalu ada proses yang harus dilalui untuk tumbuh. Happy reading.. This is my Journey~
All Rights Reserved
#91
selfcare
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cerita Tentang Kita
  • Hopeless
  • Breathe
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Sepotong Kekosongan [ THE END ]✔︎
  • THE REBIRTH OF THE YOUNGEST
  • Cinta Tapi Cinta?
  • Mengalami Lompatan Waktu dan Menjadi Orang Lain (END)

Terkadang kita tak mengerti apa yang sebenarnya di inginkan oleh hati, terkadang sebuah hal kecil dapat membuat kita tersenyum dengan tulus atau bahkan mengingatkan kita tentang sepenggal kisah yang pernah terjadi. Aku mungkin hanya orang biasa yang mempunyai banyak mimpi untuk di wujudkan tapi aku selalu percaya suatu saat hal ini akan menjadi nyata walaupun entah kapan akan terrealisasikan, hanya Tuhan yang tahu. Inilah kisahku aku akan memulainya, baca , dengarkan dan mengertilah ini kisahku tentang sebuah perjalanan perasaan yang terjadi dalam hidupku. Entah ini takdir atau hanya ujian hidup yang harus terus aku jalani. Kadang aku merasa ini begitu menyakitkan ,begitu tak adil. Kadang aku ingin marah tapi dengan siapaa? Disaat aku merasa aku tak sanggup lagi menjalaninya aku akan menangis sekeras-kerasnya agar aku bisa merasa lebih baik, tapi tentu saja hal itu hanya bersifat sementara. Ataukah aku harus lari dari kenyataan hidup yang harus aku jalani? Mungkin dengan begitu hidupku akan lebih baik, tak mungkin semudah itu teman-teman aku ini masih remaja belum punya apa-apa , jajan aja masih minta ortu. Yaahh...apapun yang terjadi kedepannya aku cuman bisa jalani. Hidup ini kan penuh dengan teka-teki dan misteri apapun yang terjadi aku harus terus belajar mensyukurinya.hanya itu yang bisa aku lakukan. Seperti menerima keadaanku sendiri . Yaa keadaanku sendiri , keadaan yang kurang baik , keadaan yang sempat membuat aku menangis sebulan lamanya, keadaan yang membuat duniaku seperti kiamat , seperti waktu berhenti berputar . Entah kenapa ini terjadi bertubi-tubi kepadaku . Yang aku tau saat itu aku jatuh dan merasa ini sudah berakhir. . . . . . . Cerita ini telah aku revisi ulang dari cerita sebelumnya yaa..karna ada beberapa yang harus aku ubah sedikit dan perbaiki karna ada kesalahan teknis. Selamat membaca guys...

More details
WpActionLinkContent Guidelines