Just U

Just U

  • WpView
    LECTURAS 142
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, may 7, 2021
"Cinta yang berasal dari satu sisi ujung-ujungnya cuma bikin sakit hati doang. Lo udah berjuang keras untuk orang yang lo cintai, tapi nyatanya, orang yang lo cintai itu gak pernah peduli dengan seberapa besar perjuangan yang udah lo lakuin." "Dan hal paling bodoh yang sampai sekarang masih lo lakuin adalah tetap cinta dan berjuang untuk dia, padahal lo udah tau apa hasil dari perjuangan lo itu. Akhirnya, lo bakal ngabisin waktu lo cuma buat nangis nangis gak jelas." Tania Arsyntha , seorang gadis yang baru menginjak bangku kelas 8 SMP tidak pernah berhasil dengan cintanya. Sejak SD kalau bukan Tania suka cowoknya tapi cowoknya gak suka Tania, ya cowoknya suka Tania tapi Tanianya ilfeel sama cowoknya. Ya gitu aja terus ampe lebaran monyet. warn ⛔ ~ non-baku ~ typo bertebaran ~ kasar
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DANADYAKSA
  • ELGA
  • KEARA (Keanu & Aura)✓
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Tanpa Kepastian
  • Arsyilazka
  • BAD BOY SEKOLAH (SELESAI)
  • The Last Month [END]
  • In My Dream (Selesai)
  • Ketua Osis Vs Kapten Basket

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido