We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
FARKA (Tahap Revisi)

FARKA (Tahap Revisi)

  • WpView
    Reads 970
  • WpVote
    Votes 246
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 14, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Judul awal Surat Kecil untuk Mama Ayudia Farka... gadis manis yang selalu didambakan oleh seseorang, tak terkecuali lelaki bergingsul itu. Impiannya adalah mendapat kasih sayang dari orang tuanya, namun itu bagai mimpi baginya. "Kamu itu cuman penghambat karir Mama Farka!" Vika "Gue nyerah dan gue akan lupain elo Far." Devan. "Saat Allah benar-benar menutup hidupku, aku rela bahkan ikhlas. Karena aku berhasil mendapat pelukan ini." Ayudia Farka
All Rights Reserved
#938
roman
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • Maaf' (Revisi)
  • DAVEN'S PROMISE
  • PEMERAN UTAMA season 1
  • My Destiny is it Love You
  • Lovember
  •  a girl's secret
  • AKALA ; My heart beats for Miss
  • Nikah Muda

"Tentang hari ini Dik, seni mencintaimu harus ku akhiri dengan kesedihan dan kebahagiaan yang mendalam. Kau sudah menemukan kebahagiaan yang selama ini kau cari. Salut untukmu Mil, kamu perempuan hebat. Dan ku titipkan semua aksaraku padamu, sebagai bait kata yang menemukan penyair baru. Puisiku akan terus tumbuh, meski aku tak lagi dapat merangkainya" Kisahh ini bercerita tentang Anima, gadis cantik asal Solo yang sedang dalam tahap berhijrah. Ia bukan seorang pendosa. Namun, betapa susahnya istiqomah menjalani perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Terlebih lagi, hal yang lebih sulit dialaminya ketika keimanannya diuji oleh hadirnya sosok Andika Ahmad Firdaus dalam hidupnya. Teman SMA yang sedang menjalani pendidikan TNI. Seseorang yang hanya bisa dirangkul dari jauh tanpa bisa menyentuhnya. Memeluknya dalam hati, mencintai sendirian. Iman yang kokoh bahkan sesekali tersungkur, membuatnya lelah dan selalu dalam keputus asaan. Hingga pada akhirnya, melepaskan adalah sebaik-baiknya bentuk mengikhlaskan. Sebab jatuh cinta adalah takdir, mencintai adalah pilihan. Dan Anima telah memilih untuk mencintai dengan cara yang paling menyakitkan. "Akan ku kantongi kegagalanku hari ini. Tidak akan ku buang. Nanti akan ku lihat kembali ketika kemenangan sudah menghampiri." Hatiku yang berkata. Rancu. Setiap hari selalu rasa letih yang ku rasakan. Entah apa yang membuat aku setegar itu sampai saat ini. Hanya iman yang kumiliki. Ini adalah kisah muslimah yang merangkak menemui Tuhannya dalam cinta yang tak seharusnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines