Story cover for serendipity by rimaarestika
serendipity
  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jul 31, 2020
Kisah tentang pertemuan Bella Revalina dengan Noel Adilaksa yang telah dirancangkan oleh Tuhan.

Bertemu karena tidak sengaja, lalu memilih untuk saling mencintai dan menjaga, kemudian pergi karena keadaan yang memaksa.
All Rights Reserved
Sign up to add serendipity to your library and receive updates
or
#51diva
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Erlangga cover
If Only.. cover
Cinta yang membingungkan cover
memory cover
Cerita Seorang Pelajar cover
ZEYA  cover
All About You [ COMPLETE ] cover
ini aku cover
Cold Boyfriend [Ending]  cover
SKALA (Reana) COMPLETED cover

Erlangga

7 parts Complete

Erlang selalu berpikir bahwa cinta adalah sesuatu yang bisa ia genggam erat. Bahwa ketika dua orang saling mencintai, mereka akan tetap bertahan, apa pun yang terjadi. Tapi nyatanya, itu hanya keyakinan naif yang perlahan hancur di hadapannya. Pacarnya pergi karena dia sudah menemukan yang baru. Semua janji, semua rencana masa depan, semuanya runtuh dalam sekejap. Erlang hanya bisa menatap kepergiannya, bertanya dalam hati, "Apa aku kurang baik?" Belum juga ia berdamai dengan kehilangan itu, takdir menamparnya lebih keras. Sahabatnya, satu-satunya orang yang mengerti dia tanpa banyak bicara, pergi-bukan karena memilih, tapi karena kehidupan memutuskan demikian. Kali ini, kepergian itu benar-benar untuk selamanya. Tidak ada kesempatan untuk meminta maaf, tidak ada lagi tawa yang bisa dibagi. Ditinggalkan oleh orang yang ia cintai, kehilangan orang yang selalu ada untuknya-Erlang berpikir, mungkinkah ia memang ditakdirkan untuk sendiri? Namun, di tengah kehancurannya, ada satu orang yang tetap di sisinya. Seseorang yang tak banyak bicara, tapi selalu tahu kapan harus mendengar. Sahabat yang tidak pernah menjanjikan apa pun, tapi selalu ada tanpa diminta. Dan dari sana, tanpa Erlang sadari, luka yang ia pikir tak akan sembuh perlahan mulai menemukan cahaya. Cinta yang ia kira sudah mati, ternyata masih punya kesempatan untuk hidup kembali. Apakah Erlang siap membuka hatinya lagi? Atau masa lalu akan terus menghantuinya?