Boring by Tuan Wan

Boring by Tuan Wan

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing<5 mins
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 3, 2020
Pernahkah kamu merasa bosan? Bukan bosan karena jenuh, semua orang pasti bisa merasa jenuh baik itu karena aktivitas yang telah dilakukannya atau suasana hati yang tidak baik jadi itu sangat wajar terjadi. Namun berbeda dengan apa yang saya maksud, yaitu kondisi dimana anda merasakan bosan disebabkan ingin melakukan sesuatu namun tidak tahu apa yang ingin di lakukan. Apakah terdengar aneh? Tentu saja tidak sebab tak sering kondisi ini terjadi karena ia adalah penyakit. Kenapa bisa begitu? Kejadian ini sering terjadi kepada mereka yang sedang mengalami Mental illness atau penyakit mental walaupun tak separah depresi atau mengerikan seperti schizophrenia sehingga penanganannya sederhana dan tak berbahaya. Jika anda mengalami kondisi seperti ini maka anda sendiri dapat melakukan treatment atau terapi ini secara mandiri dan konsisten tanpa perlu takut atau khawatir tak tahu caranya. Buku ini akan membawa anda melewati 365 tahapan treatment yang dilakukan dengan sangat mudah, bahkan anda akan sangat mungkin untuk menghilangkan Mental Illness tersebut hanya setelah melalui beberapa tahapan saja dan anda hanya di perbolehkan untuk menyelesaikan 1 tahapan dalam 1 hari. Sebelum anda memulai treatment pada buku ini ada hal yang wajib anda pegang hingga selesai yaitu anda Harus Konsisten tanpa boleh melewatkan satupun tahapan. Setiap tahapan yang akan anda temukan pada buku ini adalah "Kosong". Ya... kosong dan tugas anda adalah mengisinya dengan apapun yang anda pikirkan. Setiap lembar yang kosong tersebut hendaknya anda isi dengan pikiran apa yang membuat anda harus melakukan sesuatu atau yang membuat anda merasakan bosan pada hari itu, anda bebas mengisi dengan apapun, tulisan, gambaran, coretan dan berbagai hal yang dapat membuat anda jauh lebih baik secara mental dan pikiran. Lakukan terus secara konsisten, pastikan ada sesuatu yang berubah pada mental kamu dengan melihat perkembangan setiap harinya. Selamat Berjuang!
All Rights Reserved
#44
self-development
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐈 𝐀𝐦 𝐖𝐢𝐭𝐡 𝐘𝐨𝐮..𝐀𝐥𝐰𝐚𝐲𝐬 || ✔️
  • IS IT TOO LATE ?  | |  JK FF | | KTH FF
  • LET ME HATE YOU
  • Jikook⁶ | My Little Universe ✓
  • I Will Always be his REPLACED BRIDE
  • Peach Fuzz

❝𝑺𝒘𝒆𝒆𝒕𝒉𝒆𝒂𝒓𝒕 𝒆𝒗𝒆𝒏 𝒅𝒆𝒂𝒕𝒉 𝒄𝒂𝒏'𝒕 𝒂𝒑𝒂𝒓𝒕 𝒖𝒔❞ ________ READ THE EDITED VERSION OF THIS BOOK ON SCROLLSTACK. [LINK GIVEN IN BIO] ________ "I -i do - don't wa-want t-too" she somehow completes the sentence. He was furious, but her continuous rejection wasn't helping,his Male ego was definitely hurt. He was Arjun Rajvansh girls throw herselfat him, and here he wants to marry her, and she was rejecting. This fact was eating him. He never faced rejection, not in any field, but here he was facing it continuously. Now marrying Meera wasn't just for saving his family reputation or her too. But now it was the question of his self-respect also. He was doubting his decision after saying yes to the marriage, but now he was full sure that he had to do it. "You will marry me," •••••• Arjun, a billionaire businessman with a royal background, was forced to make a girl marry him, unwilling to save his-Their reputation, but soon he realized that the girl was the one who had his heart . Meera, a doctor by profession, was just attending her best friend's marriage when she caught his eyes and was forced to marry him unwillingly. Despite his wealth and status, Meera saw only the eyes of the man who had caused her past trauma. But,Arjun, captivated by Meera from the moment he saw her, soon realized she was the one who had unknowingly captured his heart. Determined to make their marriage work, he vowed to break through her walls and heal her pain, proving that he was nothing like the man who had hurt her. He would not let her go, no matter what. Meera was his. ●This book is under construction. Read at your own risk.! ●Rᴀᴛᴇᴅ ᴍᴀᴛᴜʀᴇ ᴅᴜᴇ ᴛᴏ ᴇxᴘʟᴏɪᴛᴇ ʟᴀɴɢᴜᴀɢᴇ, sᴇx sᴄᴇɴᴇ, ᴠɪᴏʟᴇɴᴄᴇ. (Not edited.!!! Have a lot of grammatical and spelling mistakes) Started on:- 6th June 2020. Ended on:- 23rd February 2022 Yo

More details
WpActionLinkContent Guidelines