The Very First Love

The Very First Love

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 1, 2020
Mungkin ini tidak bisa disebut sebagai kenangan manis. Tapi ku bersyukur pernah bertemu dengan mu. Walau hanya waktu singkat, banyak hal kudapat meski tak semuanya indah. Teruntuk kamu yang entah dimana dan mungkin sudah bahagia, ku ucapkan terimakasih. Kini ku ikhlaskan hati menjalani hari, meniti kebahagian lain bersama sang setia. Salam rindu yang sekarang sudah dibatas sewajarnya, Dari aku yang menjadikanmu bagian pertama dalam mencecap rasa kasih dan cinta. -EP
All Rights Reserved
#500
firstlove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • • EUTANASIA •
  • Kumpulan Cerpen
  • Dear Diary - Kumpulan Cerita Pendek
  • Short Story (On Going)
  • Move on
  • Rindu Yang Tak Pernah Diam
  • BILIK PESANTREN-KU
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • Antara Aksara dan Kata
  • Semesta Senja

" Saat kau membuka mata ingatlah jejak-jejak ini " Sepetik kisah cinta mawar merah bersama ombaknya Di kota balikpapan,kota tua yang menjadi tempat bertemunya sepasang insan yang sama-sama memiliki trauma akan cinta yang tulus. Mereka membuat lembaran kisah cinta baru yang malah menjadi cinta dengan lumuran darah di dalamnya. Mengobarkan beberapa sukma yang harusnya bahagia menjalani kehidupan tua bersama sang kasih. " -Kemarin kau masih memeluk hangat cintaku Hari ini kau peluk cinta Kau hempaskan hati ini kembali Kau bantai hidupku kembali Dulu Saat kau layu Ku siram dengan sejuknya airmata Saat kau dingin Ku peluk dalam hangat cintaku Saat sepi sendiri Kutemani hari hari sepimu Kau bercerita tentang kepedihan hati Kau menjerit kecewa pada orang yg selalu menyakiti hatimu dan membuat bathinmu menderita sampai hari ini Tapi mengapa Kaupun tega menyakiti hatiku Walau kau tau aku tak pernah sedikitpun menyakiti hatimu Bahkan Aku selalu mengharapkanmu datang Kembali Walau akhirnya kau tak kembali untukku Kau kembali di saat layu Tetap ku peluk dirimu Dalam deritaku- " " Bukan kamu saja Tuhan membuat semua orang di dalam sini sakit "

More details
WpActionLinkContent Guidelines