Penulis & Dunia Novel [Tamat]

Penulis & Dunia Novel [Tamat]

  • WpView
    Leituras 43,363
  • WpVote
    Votos 5,967
  • WpPart
    Capítulos 36
WpMetadataReadConcluída qua, mai 26, 2021
Status : Tamat Up date: - Penyihir? Itu kata pertama yang aku dengar saat berada di dunia ini. Tanpa diizinkan mengucapkan sepatah katapun mereka langsung menyeretku ke suatu tempat yang tak asing bagiku. Tempat dengan rumah-rumah pohon. Rambut mereka berwarna warni namun tak ada satupun yang berwarna hitam kecuali diriku. Tempat ini, orang-orang itu. Aku sangat yakin kalau ini adalah dunia yang persis seperti novel karanganku yang tak pernah dibaca satu orangpun. Mereka memiliki jodoh yang telah ditentukan sejak lahir dengan warna mata dan rambut yang sama. Mari berdoa semoga dia tak membunuhku karna warna rambut dan mata kami sama. ________________________________________________ Terispirasi dari manhwa isekai. Cerita ini asli karyaku sendiri bukan hasil translated maupun hasil jiplak.
Todos os Direitos Reservados
#875
bangsawan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Roos
  • Run Away With My Child [TERBIT - Reinkarnation Stories]
  • What is life [TAMAT]
  • EXTRA CHARACTER [END]
  • Figuran Hanya Ingin Menonton! (FIN)
  • Fall in You (Selesai)
  • Male lead Antagonist
  • The maid of Villain Tyrant  ( Tamat)
  • Transmigrasi Queen Amoora [ END ]
  • Second Life
Roos

"Tolong jadikan aku rakyat biasa." Perkataan dari anak perempuan itu membuat satu aula terdiam. "Tapi kau berada di nomor dua puluh empat dari tahta," ucap kaisar yang juga kakeknya. "Benar, kau putri satu-satunya kekaisaran," jelas raja tak terima, jangan lupakan dia adalah pamannya. Semua orang menatapnya tajam, bahkan ayahnya sudah ingin memitesnya seperti kutu. "Tapi aku mau bebas," bantah gadis itu lagi, bahkan dahinya sudah berlapis-lapis. "Baik kau akan menjadi putri mahkota dari sepupu pertamamu," titah kakeknya dengan ucapan santai yang ditulis oleh kasim. Oh jangan lupakan ucapannya adalah hukum!

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo