Sesudah Kamu Pergi [1/1]

Sesudah Kamu Pergi [1/1]

  • WpView
    GELESEN 19
  • WpVote
    Stimmen 5
  • WpPart
    Teile 2
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., Aug. 1, 2020
"Alira, dengerin gue!" sekali lagi Latnan berusaha merengkuh tubuh perempuan yang berdiri beberapa langkah dengannya. Namun Alira, perempuan itu malah berkelit dan menodongkan sebilah cutter ditangan kanannya-- penuh emosional. "jangan kayak gini, Al. Dengerin gue kali ini aja, please ..," Alira menggelengkan kepalanya, sehingga air mata yang tadinya menumpuk siap terjun bebas dirahangnya meluncur begitu saja. perempuan itu berteriak semakin histeris, "minggir!" "Al, lepasin cutternya." Latnan melangkah semakin dekat, mengangkat tangan kanannya untuk meminta benda tajam yang terlihat mengkilap dengan bercak darah kemerahan ditangan Alira. "kasihin ke gue." "Harusnya lo enggak disini, lo bikin penderitaan gue makin diperpanjang kalo lo terus nahan gue begini." lirih Alira disela-sela isakannya. "Gue disini, karena gue pengin jadi alasan lo bahagia." "Bohong!" Latnan sedikit mundur, ketika sisi lancip cutter berwarna hitam itu mengarah kewajahnya. "Al, kalo lo pergi ... gue bakal mati." Kepala Alira mendongak, tangannya perlahan turun. Iris matanya yang mulai semakin sayu memandang remeh kearah Latnan. "Kita mati bersama, disini." kata Alira sendu, "karena sebenernya, gue takut sendirian." "Enggak, Al." merasa bahwa Alira mulai sedikit tenang, Latnan melangkah mendekati Alira. Laki-laki berseragam putih abu-abu itu berhasil merebut cutter ditangan Alira dengan sekali gerakan, kemudian membawa Alira kedalam rengkuhannya. Latnan meletakkan dagunya kepucuk kepala Alira, memeluk Alira semakin erat ketika perempuan itu menangis didekapannya. "Lo udah cukup bikin gue sakit, dengan lihat lo begini. Semua bakal baik-baik aja." Bahu Alira bergetar hebat, perlahan tangannya mulai melingkar kepunggung Latnan. "Gue takut banget, Nan." "Gue enggak akan pergi ninggalin lo, kecuali kalo lo yang minta sendiri." kata Latnan meyakinkan. ~~~ started: [31-07-20/ 07.01 PM] finished: [31-07-20/ 09. 29 PM]
Alle Rechte vorbehalten
#432
depresion
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Belia & Keandra (END)
  • Ini Akhir Dari Kita?
  • FALLING IN LOVE
  • ALSTARAN [END]
  • Crazy Couple [End] ✔
  • Soal Rasa 2
  • Alinka's Story! [Completo]
  • C L O S E R . [REVISI]

Selamat membaca, jangan lupa follow sebelum membaca🤗 Note: Baca hingga selesai jangan skip ya😁 𝓓𝓸𝓷❜𝓽 𝓬𝓸𝓹𝔂 𝓶𝔂 𝓼𝓽𝓸𝓻𝔂 ~~~~ "Gausah ngelak lo! dasar pembawa sial! gara-gara lo persahabatan gue sama Wildan retak" Keandra menendang dan mengacak meja dan bangku kelas yang baru saja ditata oleh Belia. "STOP Keandra! aku udah capek beresin ini semua. Kenapa kamu malah acak-acakin" Belia mencoba menghentikan Keandra. "Kemarin-kemarin aku masih bisa diam atas semua yang kamu lakuin ke aku. Kali ini engga Ndra! aku masih punya harga diri!" Isak Belia. "Mentang-mentang lo udah good looking jadi berani sama gue? gitu?" Keandra maju menghimpit tubuh Belia hingga menabrak tembok kelas. Dicekiknya leher Belia sangat erat. "Lo harus mati sekarang!" Ujar Keandra sambil tertawa. "Setelah lo mati, populasi orang miskin berkurang hahaha" Belia mencoba mengatur nafasnya yang tercekat. Dirinya benar-benar sesak karena dicekik oleh tangan Keandra dengan cukup kencang. "Ak-u ikhl-as Ndra, kalau kam-u ma-u bu-nuh a-ku se-karang. A-ku si-ap" Belia menatap Keandra sambil tersenyum. "Dasar cewek bodoh! miskin udik! kenapa lo cinta sama gue hah!" Belia menggelengkan kepalanya pertanda ia tidak mempunyai alasan mencintai Keandra. Ya rasa itu datang begitu saja. "Hm kayanya gue ga puas kalau sekedar cekik lo. Lo harus terima akibatnya karena udah provokasi Wildan sampe keluar dari Darghost!" Keandra mengambil pisau lipatnya. Entah sadar atau tidak Keandra menusukan pisau itu ke perut Belia. "Aw-h ma-ma pa-pa akhirnya ak-u menyus-ul ka-lian.." Belia terkapar dengan darah yang lumayan banyak. ~~~ Warning⛔ Dilarang plagiat🗡️ Yuk baca👇 kalau ga suka tinggalin ajah ( '◡‿ゝ◡') Mohon maaf apabila ada kesamaan nama tokoh, tempat ataupun alur karena itu asli pemikiran saya sendiri. ♥╣[-_-]╠♥ # 9 in angan |30-12-21| # 1 in belia |30-12-21| # 1 in rintihanhati |30-12-21| # 1 in keandra |30-12-21| # 3 in sint

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien