The Sunset

The Sunset

  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 29, 2022
"What if we're just... not meant to be?" "Ya nanti aku bilang sama Tuhan. Ya Tuhan, kalau Dyra bukan jodohku, maka jodohkanlah." "Ah itu mah namanya ngaco!" "Ya udah ganti gini. Ya Tuhan, kalau Dyra bukan jodohku, maka pertemukanlah ia dengan yang lebih dari ku, minimal lebih ganteng dikit dari pada hamba-Mu ini." Lewat aksara yang berani menuliskan kembali, frasa-frasa patah hatinya. Saya titipkan sepucuk doa yang mana selalu saya langitkan pula namanya. Berharap, diri ini bisa berkawan dengan yang namanya nestapa pun juga lara, dan bisa lebih mengenal kata bahagia. © 2020, Dyvrae.
All Rights Reserved
#315
zhongchenle
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SATU RAGA SERIBU LUKA |
  • ✔️Dating Doors || NCT
  • [√]multiple personality
  • Decoration of Seven Loves
  • MFS ✓
  • Our Emergency Calls
  • [✔]RASENDRA [JAEMIN.Ver]
  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • Dear Renjun || Nct Dream
  • GEVRONZ

Ini adalah cerita tentang seorang remaja 16 tahun yang harus menghadapi kejamnya dunia, Jidan Pradipta Aldevaro pemuda yang berumur 16 tahun itu harus menelan pahitnya saat ia mengetahui bahwa kedua orangtua nya sudah meninggal dunia saat dirinya baru melihat dunia pertama kali. Neneknya, tante, om, bahkan kakaknya dan seluruh keluarga Jidan menyalahkan dirinya akibat kematian kedua orangtua nya sendiri, bayi yang bahkan belum mempunyai dosa itu harus terbiasa dijauhi, di benci, dan dimaki oleh keluarga nya. Jidan sejak kecil dititipkan di panti asuhan oleh keluarganya, setelah jidan berumur 5 tahun om dan tantenya membawa jidan pergi dari panti asuhan, ia pikir mereka sudah memaafkan nya dan akan memberikan kasih sayang kepada dirinya, tapi lagi lagi Jidan harus mengubur jauh jauh impiannya. Om dan tantenya memperlakukan Jidan layak nya binatang, bahkan binatang pun tetap diberi elusan lembut sedangkan Jidan? bukan elusan ataupun kata kata manis, melainkan pukulan, cacian, dan makian yang menjadi makanan Jidan setiap harinya. Jidan pikir untuk apa ia hidup kalau hanya diperlakukan seperti binatang, takdir tak pernah bekerja sama dengannya, kebahagiaan tak pernah mendatanginya, lantas untuk apa lagi dia hidup? Tak mempunyai teman, keluarga, bahkan sahabat. Pernah terlintas dalam hati kecil Jidan, "apakah aku bunuh diri saja? " sia' ia hidup bukan. Hingga tanpa disangka' takdir memihak padanya, Entah sementara atau selamanya. Takdir mendatangkan 6 orang laki laki yang sangat peduli dengan Jidan, yang memberi tahu padanya arti kebahagiaan. Jidan bahagia, sangat bahagia. ~Disinilah kisah Jidan dan 6 sahabatnya dimulai. [06/01/2025] #in Nctdream ⚠️ Jangan plagiat! ⚠️ Cerita ini murni dari pemikiran author ⚠️ Jangan disangkut pautkan dengan kehidupan real life _🌱

More details
WpActionLinkContent Guidelines