Annalize

Annalize

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 11, 2021
Bagi Kevin sejak awal pertemuannya dengan wanita itu memang sebuah kesalahan. Bagi Anna berada di dekat pria itu membuatnya ingin semakin serakah. Keduanya sama-sama dihadapi dengan kenyataan yang begitu menyulitkan, bahkan diantara mereka selalu ada keinginan untuk berhenti. Sejak awal mereka dipertemukan, satu kata yang tersirat didalamnya "Menjalani". Sampai saat ini mereka hanya berjalan sesuai apa yang sudah terjadi. Namun tanpa sadar keduanya bahkan tidak bisa lagi melihat kebelakang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bukan Denyut Terakhir, kan?
  • The Resident (Cabaca)
  • Big Love
  • Love Is You (Tamat)
  • Benih Rahasia Mantan Suami
  • Komandan Tampanku
  • Bawah Atap II
  • Embrace again, Arnan
  • diagnosis hati

Orang-orang melihatku dan mereka melihat kesempurnaan. Anna. Wanita karier dengan tatapan setajam pisau bedah dan senyum yang bisa memenangkan negosiasi miliaran dolar. Mereka melihat menara baja yang tak tergoyahkan. Mereka tidak salah. Tapi mereka juga tidak benar. Karena di balik setiap presentasi yang sempurna, di balik setiap senyum yang terkendali, ada sebuah retakan. Sebuah rahasia yang berdetak di dalam dadaku, menghitung mundur waktu dengan irama yang tak beraturan. Setiap pagi, aku membangun kembali benteng pertahananku. Memakai topeng baja, merapikan setiap retakan agar tak terlihat oleh dunia. Aku adalah arsitek dari kebohonganku sendiri, dan aku sangat, sangat ahli dalam pekerjaanku. Ada tiga orang yang mencoba meruntuhkan dindingku. Seorang dokter yang menatapku dengan tatapan penuh duka seolah sudah melihat akhir ceritaku. Seorang rival dari masa lalu yang mengawasiku dengan kecurigaan seorang predator. Dan seorang wanita yang melahirkanku, yang cintanya sedingin es namun menuntut kehangatan yang tak bisa kuberikan. Mereka semua mencoba menyelamatkanku dari sesuatu yang tidak mereka pahami. Mereka tidak tahu bahwa monster yang sebenarnya bukan berasal dari luar. Ia hidup di dalam diriku. Namaku Anna. Dan rahasiaku akan membunuhku. Pertanyaannya adalah, apa yang akan hancur lebih dulu? Tubuhku, atau topengku?

More details
WpActionLinkContent Guidelines