We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Caramel
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 24, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Gak ada manusia yang sempurna karna yang sempurna cuman Allah swt. Caramel Arsyila, nama yang manis bukan? ya seperti namanya manis orangnya pun manis,tapi tidak dengan kehidupannya yang manis. Cobaan terus-menerus datang ntah dari mana datangnya aku juga gak tau,ntah keluarganya ataupun kisah cintanya. Tapi walaupun begitu kehidupannya, Caramel selalu menjalaninya dengan sabar dan ikhlas,karena dia percaya Tuhan gak akan memberi cobaan kepada seorang hamba diluar kemampuannya:) Dan dia juga percaya suatu saat nanti akan ada kebahagian ntah itu besok,besoknya lagi atau pun nanti. Akan kah Caramel bisa merasakan kebahagian semasa hidupnya atau mungkin sebaliknya..?? Penasarankah?? saya juga hehe. Mau tau kelanjutannya?? yuk makannya ikutin terus ceritanya:) Tapi sebelum baca, Mohon jangan lupa vote atau komen dulu ya:) Dan jngan lupa follow akun aku yaa. Thankyou:* ig.putriindriani
All Rights Reserved
#269
rapuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Horibble Woman (END)
  • I LOVE YOU✔
  • Little Sister: Especially Girl
  • DAKSA [END]
  • ALDRIC [END]
  • GIFARY (REVISI)
  • I'm okay (END)
  • Caramel Macchiato [SELESAI]
  • Stay With Me
  • ARGANNISA (HIATUS)

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines