Hanya sekedar cerita fiksi yang berkisah tentang sebuah persahabatan.
Tentang Zalva, gadis 16 tahun yang memiliki sifat super dingin, cenderung anti sosial. Namun, tak ada yang tahu, bahwa ia kesepian. Ia ingin sekali membuang masa lalunya jauh-jauh, tapi entah kenapa, ia tak mampu.
Tentang Zivana, adik kembar Zalva. Meski kembar, sifat mereka berbeda jauh. Zalva yang cuek tentu saja berbeda dengan Zivana yang ramah, kalem, dan semacamnya.
Tentang Lana yang terpaksa mengingkari janjinya pada Zalva. Ia pergi dari kehidupan mereka berdua. Ia salah satu alasan Zalva berubah.
Dua tahun bersama, mereka harus berpisah. Tanpa sedikitpun penjelasan. Bahkan setelah enam tahun lebih lamanya.
Juga tentang masa lalu dan masa kini yang saling berebut tempat dalam memori.
Kehidupan Zalva di sekolah favorit, tanpa teman. Lalu kehidupan Zivana di pesantren.
Kata orang, dunia ini penuh sandiwara. Lantas bagaimana jika mereka bertukar peran? Apa mereka akan berubah? Apa ada yang menyadari peran mereka tertukar?
Bagaimana dengan Zivana? Apa ia mampu bertahan dalam lingkungan kakaknya? Dan Zalva, apa ia akan sadar atas kewajibannya di lingkungan barunya?
Lalu bagaimana dengan reaksi teman-teman mereka? Orang tua mereka? Terutama Lana?
Ini hanyalah kisah fiksi, tentang kehidupan. Semoga bermanfaat.
[ FOLLOW SEBELUM MEMBACA ]
"Hidup bagaikan berjalan di atas tali. Kapan dirimu lengah, maka akan jatuh entah kemana. Begitulah diri tanpa iman. Maka akan tersesat kehilangan arah." - Gus Azzam.
Hana adalah gadis nakal yang kehilangan arah. Namun pernikahan nya dengan Gus Azzam benar benar membuat nya kalut. Tetapi, sehari setelah pernikahan itu, Gus Azzam mendadak harus pergi ke Arab Saudi dan mereka bersiap selama beberapa tahun sebab pandemi menghalangi lelaki itu untuk pulang.
Dia, adalah Gus Azzam. Putra sulung Kyai dari pondok pesantren Al-Furqan. Begitulah orang orang mengenali nya.
Hingga pada satu waktu, setelah sekian lama nya tak bertemu, Azzam akhirnya bisa melihat sang istri ketika berpulang ke tanah air. Dan berencana untuk membawanya ke pesantren.
"Saya bisa menjadi imam, guru, sekaligus suami untuk nya."
Seiring berjalannya waktu, hingga perlahan, Hana mulai luluh mengenal lebih dalam sosok Gus Azzam dan melihat jelas kehidupan nya.
note : (*this is my first story. akan di revisi jika sudah ending. jika ada kesalahan huruf/kalimat, koreksi secara baik baik. semua manusia memiliki kesalahan dan kecerobohan nya masing masing. hamasah.)
#3 in ilmu
#1 in ilmu agama
#28 in islami
#2 in Pesantren
#1 in hijrah
#2 in cerpen