Waktu Yang Dinanti

Waktu Yang Dinanti

  • WpView
    Reads 127
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 25, 2020
Ini tentang kisah seorang gadis yang bernama Zevanna Aullia Sugandhi yang menyimpan 'rasa' kepada Brian Supratama di waktu SMA. Yang berada di dua tingkat kelas lebih tua darinya. Kemudian waktu memisahkan keduanya di saat si pria itu mulai menyadari kehadirannya. Setelah sepuluh tahun berlalu, keduanya kini dipertemukan kembali dalam keadaan dan situasi yang telah berubah. Zevanna yang harus bertunangan dengan pria lain. Sementara Brian memiliki kehidupan yang rumit dan menyimpan banyak rahasia selama ini. Akankah keduanya bisa bersama melanjutkan kisah mereka yang belum terwujud suatu hari nanti ...? Hanya Tuhan yang tahu bagaimana kisah mereka akan berlanjut...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SKRIPSUIT  ✔
  • Stolen Before Fallen
  • Rynathan [✔]
  • JEVANGAR (Sequel Zayyan Harquel) ✓ Terbit ‼️
  • Secret of an Angel [Completed]
  • ARCHARANDA
  • THAT OBSESSED MAN IS MY HUSBAND (on Going)
  • Ex-boyfriend
  • Briana's love story [End]
  • ALZADAISY[End]

{Completed/utuh/tamat} Fayka mau tak mau harus sering bertemu dengan Yasa karena memiliki dosen pembimbing yang sama. Berawal dari sesama kesengsaraan korban dospem, bagaimana jika Fayka mulai baper karena Yasa, yang mendapatkan predikat fakboi, terus bersikap manis padanya? *** Setelah empat tahun menempuh pendidikan di jurusan psikologi, Fayka seperti mahasiswa lainnya harus mengerjakan tugas akhir skripsi. Sialnya, Fayka mendapatkan dosen pembimbing yang killer dan membuat jantungnya tak keruan setiap akan melakukan bimbingan. Namun, penyebab jantungnya tak keruan bukan hanya dosen pembimbing. Yasa, sang kayak tingkat penyandang status fakboi kampus, mendapatkan dosen pembimbing yang sama dengan Fayka dan terus bersikap manis pada Fayka. Menolak rasa bapernya, Fayka mencoba memfokuskan diri pada skripsi yang harus diselesaikannya segara akibat tuntutan sang Ibu. Sayangnya, takdir tidak selalu berpihak pada Fayka untuk mempermudah jalannya menuju sidang. Lalu bagaimana dengan perasaan Fayka jika ketika badai menerjang hidup, Yasa adalah orang yang selalu hadir di sisinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines