Story cover for dia monyetku by amarakamini
dia monyetku
  • WpView
    Reads 311
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 311
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Aug 02, 2020
Ya, persahabatan mereka dapat dibilang cukup unik. Nama-nama panggilan yang aneh, saling bertengkar, penggunaan bahasa yang mendadak baku, penggunaan bahasa daerah yang bercampur-campur, dan bahkan terkadang bercampur dengan bahasa asing sudah menjadi makanan sehari-hari mereka. Kedekatan mereka pun unik. Tidak jarang mereka dikira berpacaran, sepupu, bahkan kakak-adik.

Hanya ada sesuatu yang mengganjal diantara mereka. Mungkinkah mereka saling menyimpan rasa?
All Rights Reserved
Sign up to add dia monyetku to your library and receive updates
or
#9darikisahnyata
Content Guidelines
You may also like
Eliinaa by vfryfrljnvsnmtm
5 parts Complete
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
You may also like
Slide 1 of 10
Zee Or Zea cover
Rapuh Lalu Retak (RLR) cover
No Longer Mate cover
DIA milikku BUKAN milikmu cover
PROSA "Proyeksi Rasa" [END] cover
My Friend and My Bestfriend cover
Eliinaa cover
Diaries cover
A Little Piece of Ours cover
Kepongpong {on going} cover

Zee Or Zea

12 parts Ongoing

Cerita ini murni hasil pemikiran saya sendiri jadi kalau ada kesamaan nama, tokoh dan alur mungkin hanya kebetulan. Warning!! Mengandung bahasa kasar __________________ "Adik gue Selina bakalan pulang besok, jadi Lo jaga sikap. Kalau Lo macam-macam bakalan gue pastiin hidup Lo gak bakalan tenang"kini Zhasya yang berbicara Seketika Zea terdiam, entah kenapa tubuhnya terasa lemas dan bergetar. Ini bukan perasaan Zea, ini adalah perasaan Zea asli. "Apa lagi ini?kenapa Zea gak berikan ingatannya tentang Selina?dan kenapa dengan tubuh ini, seakan merespon perkataan mereka?apa Selina adalah alasan Zea asli menyerah?"gumam Zea dalam hati