Tuan Air Mata

Tuan Air Mata

  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 10, 2020
"Jangan menangis terus, nanti didatangi Tuan Air Mata!" Begitu ancaman para orang tua ke anak-anak mereka. Kisahnya menyebar luas di seisi keratuan, tapi sedikit yang tahu bahwa sang satria menangis itu benar-benar ada. Mungkin suatu hari nanti akan ada yang bisa menghentikan air matanya. Arca perak Manjusri Sikhadara, Ngemplak Semongan Semarang, abad ke-10 Masehi. Koleksi Museum Nasional Indonesia: 5899/A.1105
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Midwest Princess
  • SESAT DIHUTAN AOKIGAHARA | Liburan Menyeramkan
  • Dewi Tara : The Mystical Forest
  • Avalokitesvara Jejak Yang Tertinggal
  • Sudira Kartaredjasa
  • Lima Tahun Tanpa Kata

"Dengarlah, anak-anak Crimson... tentang langit yang dulu bersinar, dan kini menangis darah. Pernah ada masa, jutaan tahun silam, saat sayap terang dan tanduk gelap bertarung di atas awan. Malaikat-pembawa harapan. Iblis-penggenggam kehancuran. Mereka menari di langit, mematahkan bintang-bintang, dan bumi menjadi panggung untuk dendam yang tak selesai. Gunung meledak, laut berubah bara, dan doa-doa jadi abu dalam perang yang tak berakhir. Tak ada pemenang, hanya dunia yang retak. Crimson-namanya lahir dari luka, warna tanahnya pun seperti hati yang pernah dicabik taring neraka. Kini... roh gentayangan mengeluh di lorong-lorong senyap, bayangan berjalan tanpa tubuh, dan sihir-ah, sihir kini lebih mirip kutukan daripada keajaiban. Tapi dengarlah baik-baik, di tengah reruntuhan dan langit yang patah, selalu ada satu cerita kecil yang berani menyalakan nyala- meski api itu kecil dan nakal, ia bisa jadi awal dari sesuatu yang lebih besar..." (Si penyair menutup matanya, tersenyum pelan. Dan angin Crimson kembali berbisik)

More details
WpActionLinkContent Guidelines