Squaders Keder

Squaders Keder

  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 30, 2020
Ini mengisahkan tentang kedua remaja yang selalu bermusuhan. Di mana ada Rere di situ ada Reza yang selalu mencari gara-gara pada Rere. Sifat jutek Rere yang selalu memancing Reza untuk selalu gencar menjaili Rere. Begitupun akan dibalas dengan kata-kata cabe rawit oleh Rere. "Hallo kutil badak", sapa Reza dengan gaya songongnya. Lalu hanya dibalas lirikan jutek oleh Rere. Ia sudah hafal dengan sifat Reza yang selalu memancing emosinya. Rere berjalan santai melewati Reza, lebih baik mengabaikan saja. "Woy jutek amat neng", goda Reza sembari mengejar Rere yang berjalan cepat. "Brisik", jawab Rere ketus. "Galak amat neng, jangan galak-galak lah nantiiii...", ucapan Reza Menggantung. "APA? NANTI APA?!", tanya Rere ngegas. "Nanti lo tambah mirip sama bu gembrot", jawab Reza lalu tak lama kemudian. "REZAAAAAAA!!!!". Teriak Rere. Sementara Reza sudah lari terbirit-birit meninggalkan macan ngamuk. #Reza #Rere
All Rights Reserved
#22
tenfaction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • AKSA
  • savira
  • Friendship -Completed-
  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)
  • Rara & Reyhan (End)

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines