i wish we had a good breakup

i wish we had a good breakup

  • WpView
    Reads 487
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 26, 2021
Kalau sudah berakhir, bukankah sebaiknya berakhir saja dengan baik-baik? Mengapa saling terpaut tapi tak ingin bersama? Ego siapa yang patut disalahkan? Saling acung jari tunjuk satu sama lain lalu saling mencinta tapi tak ingin berdamai. Jadi, seberapa jauh lagi ingin menyakiti satu sama lain? ----- i wish we had a good breakup, so we can continue our life like before we know each other. ----- copyright 2020 by rmoon-
(CC) Attrib. NonComm. NoDerivs
#9
btsxoc
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE CHOICE (M) ✔️
  • Till I Meet You
  • "HEIR OF FORTUNE, HEART OF THORNS": Jeongwoo Jihan
  • *PSYCHO*[KookZy]✔
  • STIGMA
  • kita dan waktu. [End]
  • i fell first. he fell harder (Complete)
  • Kalut
  • Sunshine (Hoseok x you)
  • 𝐜𝐫𝐚𝐳𝐲 𝐬𝐭𝐮𝐩𝐢𝐝 𝐥𝐨𝐯𝐞 | 𝐣𝐮𝐧𝐠𝐤𝐨𝐨𝐤✔

Highest Rank : #1 Storybts #1 Btsimage Genre: Romance, Family, Love, Angst, Brothership. Bermula dari selembar kertas berserta pena yang bertengger di antara jemari telunjuk dan jempolku. Menuliskan sebuah kalimat, yang menjadi pemutus diriku untuk menerbitkan seutas perasaan cinta. Hanya ingin menghindari, menunggu seorang wanita yang telah kunanti, namun ternyata wanita itu pergi tanpa kabar dariku. Menghilang bagaikan ditelan bumi. Lenyap. Ketika ia datang. Menemui diriku hingga meminta semuanya kembali pada awal kisah dimulai, nyatanya, hal itu membuat rumah tangga ku yang sudah berada di kisah cinta hampir saja retak karena ulahnya. Setiap kata yang terhubung menjadi kalimat, keluar menjadi pengucapan darimu, mampu membuat hatiku terjerat lebih dalam. Tanpamu, tak mungkin aku merasakan cinta yang begitu berarti. Kehilangan membuat diriku mati rasa, lidah kelu untuk bersuara, hanya ada isak rindu. Salju berguguran dimusim penghujung tahun, Menghantarkan melodi lagu keajaiban, Insan dalam keheningan, Sebulir air mata yang berjatuhan dari kelopak matamu, mampu membuatku seperti tertusuk ribuan belati tanpa ampun. Tak tahu kapan berakhir, aku akan menyisihkan waktu agar terus bersamamu. Tak peduli badai datang terus menerpa kita. Karena sosoknya lah mampu menarikku dari mimpi buruk ini. Secarik kertas ini, kutuliskan padamu yang selalu berjuang dalam kisah lika-liku kehidupan. Biarlah semuanya berlalu menjadi abu, dan mulailah kehidupan pelangi bersama dirimu. Hanya itu permintaanku pada Tuhan. Rate : Mature 19 Juni 2020 - 8 November 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines