LOVE FROM THE DARKNESS (21+)

LOVE FROM THE DARKNESS (21+)

  • WpView
    MGA BUMASA 11,281
  • WpVote
    Mga Boto 315
  • WpPart
    Mga Parte 12
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Jul 16, 2021
LOVE FROM THE DARKNESS mengangkat sedikit kisah tentang Toxic Relationship yang sering terjadi pada hubungan sepasang kekasih. Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama dan tempat, mohon dimaklumkan karena itu hanya kebetulan saja. Cerita ini juga masuk dalam kategori romatis dewasa, ya bijaklah sebelum membaca karena dalam cerita ini mengandung unsur sex yang membuat kalian merinding. Penasaran? Langsung masuk ke ceritanya!! IFD.2.8.20
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Rajendra
  • Relationshit
  • TRAPPED BY ERLANG'S LOVE
  • DREGAS: MY TOXIC BOYFRIEND
  • My Bad Boy Mohan : Trapped In Love(ON GOING)
  • MARKO [On Going]
  • GASLIGHT ✓
  • ISAAC; RED FLAG
Rajendra

Tentang hubungan tidak sehat antara Jendra & Abel. ⚠️ 21+ ___ "Ngapain lo pulang sama Harsa? Mau lo kawinin juga?" sarkas Jendra sembari menghembuskan asap rokok dari mulutnya. "Ngomong apa kamu, Jen? Dia nawarin aku pulang bareng, katanya kamu ada rapat BEM jadi nggak bisa pulang sama aku," jawab Abel dengan menahan napas agar asap rokok tidak memasuki paru-parunya. "Siapa yang bilang nggak bisa pulang sama lo? Gue udah nunggu lo di parkiran, bangsat!" murka Jendra kemudian mencengkram pipi Abel dengan kasar. "Jendra, sakit! Maafin aku, lepasin tangan kamu!" Abel berusaha melepaskan cengkraman tangan Jendra sekuat tenaga, namun usaha nya sia-sia. "Puasin gue, gue mau buat lo nggak bisa jalan biar nggak ketemu Harsa ataupun cowok lain di luar sana." ___ "Abelll, Ajen bawain Chatime nihhh!!!" Jendra memasuki kamar Abel dengan riang. "Ada mau nya ya?" terka Abel kemudian menerima uluran plastik dari Jendra dan memeluknya. "Hehehe, mau nen."

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman