Story cover for Your Wish by ThisIsSaras
Your Wish
  • WpView
    Reads 198
  • WpVote
    Votes 98
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 198
  • WpVote
    Votes 98
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published Aug 02, 2020
"Katakan padaku, apa permintaanmu? Aku akan mengabulkannya, sekalipun yang kau minta adalah hal yang mustahil di dunia. Tapi ingat! Disini tidak ada yang gratis."

- Velens
All Rights Reserved
Sign up to add Your Wish to your library and receive updates
or
#258ajaib
Content Guidelines
You may also like
Syal Merah by FabianBadaiAntashena
5 parts Ongoing
Lihatlah manusia.... makhluk berakal, katanya, tapi berakal hanya untuk merancang kehancuran dengan cara yang lebih efisien dari iblis manapun. Mereka lahir dengan tangan kosong, namun tumbuh dengan jemari yang tak pernah cukup menggenggam. Satu takhta tak cukup, satu negeri terlalu sempit, satu nyawa tak sebanding dengan harga ambisi. Mereka mencipta Tuhan dari kaca dan bayangan, lalu menjadikannya alasan untuk menyalakan api di rumah sesamanya. Lalu, ketika tubuh hangus terbakar, mereka berkata: "Ini takdir, ini suci." Padahal semua hanya siasat licik, untuk menjarah lebih banyak, menguasai lebih dalam. Di medan perang, tidak ada musuh sejati, hanya cermin-cermin retak yang saling menuduh bayangan masing-masing sebagai setan. Manusia menanam senyum di bibir diplomasi, sementara tangannya menandatangani pengiriman peluru ke tempat di mana anak-anak belajar menyebut "ayah". Dan ketika tanah itu retak oleh ledakan, dan langit pun tak sudi menurunkan hujan, mereka berkumpul di ruang rapat ber-AC, membahas damai yang bisa dijual dengan harga saham. Oh, manusia bukan makhluk sosial- mereka makhluk serigala yang diajari mengenakan jas. Mereka berdiri di atas kuburan sambil berkata: "Semua demi kemajuan." Apa makna "maju", jika harus melangkahi mayat? Apa artinya "kebebasan", jika harus dipaksa dengan moncong senjata? Mereka mencipta kata-kata indah- "perjuangan", "nasionalisme", "pengorbanan", tapi semuanya hanya selimut untuk menutupi nafsu kekuasaan yang menjijikkan. Sejatinya, manusia mencintai kehancuran- sebab di puing-puing itu, mereka bisa membangun kerajaan atas nama harapan, padahal fondasinya dari daging dan darah. Tak ada yang suci dalam perang. Tak ada yang heroik dalam membunuh. Yang ada hanyalah manusia- yang selalu lapar, selalu haus, selalu ingin menjadi Tuhan tanpa pernah bisa menjadi manusia,.
You may also like
Slide 1 of 10
I Shall Seal the Heaven [1201-1400] cover
GARIS TAKDIR [HEESUN] cover
Terlambat? ( Completed ) cover
The Problem Love cover
Syal Merah cover
Takdir Pilu Azizi cover
Lentera Hatiku cover
SasuHina - Kau Dimana cover
My Lust Seme cover
JIWA cover

I Shall Seal the Heaven [1201-1400]

189 parts Ongoing

Novel translate by google translate Author : Er Gen Apa yang saya inginkan, Surga tidak akan kekurangan! Apa yang tidak saya inginkan, lebih baik tidak ada di Surga! Ini adalah kisah yang berasal dari Pegunungan Kedelapan dan Kesembilan, sebuah dunia di mana "Nasibku adalah untuk menyegel Surga seperti iblis!"