Brand New Day

Brand New Day

  • WpView
    Reads 1,123
  • WpVote
    Votes 111
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadComplete Sat, Sep 25, 2021
Setiap pertemuan membawa makna dan awal yang baru. Dan seperti matahari yang selalu terbit kembali setelah pekatnya malam, selalu ada hari yang baru setelah hari-hari berat dan penuh air mata. Pertemuan Velin dengan Alvin bagaikan lembaran baru di buku yang dihadiahkan kepadanya di hari Natal. Alvin terkesan ceria di halaman pertama pertemuan mereka, namun setelah saling mengenal rupanya ada banyak rahasia yang disimpannya. Meski keduanya bagaikan kedua kutub yang saling bertolak belakang, perbedaan itu justru yang menarik mereka semakin dekat. Dunia Christa seketika runtuh saat laki-laki yang dicintainya lagi-lagi meninggalkannya. Pengalaman patah hati yang terus berulang membuatnya trauma untuk memulai hubungan kembali. Namun upayanya untuk berlibur menyembuhkan hati ke Seoul, justru mempertemukannya dengan Ethan. Meski sama-sama pernah terluka oleh cinta masa lalu, Christa dan Ethan memberanikan diri untuk saling membuka hati. Cerita ini adalah tentang mereka yang masih harus berjuang untuk mimpinya, menghadapi pedihnya perpisahan, dan mereka yang masih terikat masa lalu. Meski begitu, mereka tetap memiliki harapan akan adanya hari baru yang lebih baik. ____ ide cerita & desain sampul oleh violita yulpha
All Rights Reserved
#53
selfdiscovery
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • Heartbeats: Di Antara Dua Dunia
  • DESSERT
  • EX's (Completed)
  • Pelangi setelah hujan
  • [Not] Fellowship (COMPLETE)
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • Roller Coaster (Taynew)

"Kamu ga akan pernah pergi, rumah kamu di sini kamu harus bareng terus sama Bunda" ucap Airin menahan putri bungsunya. "Maaf Bun, Ara pengen cari kebahagian Ara dan kebahagian itu ga Ara dapet di sini" ucap Ara sembari melepaskan tangan Airin yang menahannya. "Kamu akan pergi kemana? Cukup ikhlaskan Alvino dan semuanya ga ribet kayak gini" "Ayah ngomong gampang tapi aku yang jalanin susah! Sekarang coba Ayah yang ada di posisi aku, aku suruh Ayah pisah sama Bunda apa Ayah mau? Bertahun-tahun Fira selalu nomor satu di hati Ayah, tapi aku? Selayaknya pesuruh, selalu nurut apa kata penyuruhnya" Ara berkata dengan air mata yang semakin mengalir deras, ingin cepat pergi dari sana, "Apa Ayah pikir semua yang Ayah suruh dan aku turutin itu bikin aku bahagia? Jawabannya enggak!" Penasaran? Yukk langsung bacaaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines