Calief dan Calluna

Calief dan Calluna

  • WpView
    MGA BUMASA 14
  • WpVote
    Mga Boto 4
  • WpPart
    Mga Parte 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Wed, Aug 26, 2020
Menurut Calief, kebahagiaan itu sesederhana menulis lagu dan bermain gitar. Menurut Calluna, kebahagiaan itu sesederhana dukungan moral untuk mengejar cita-citanya. Sayangnya, kedua orangtua mereka punya definisi berbeda untuk kebahagiaan. Sampai suatu hari, kedua anak Adam ini dipertemukan ketika mereka duduk bersampingan saat try out. Dari situlah cerita mereka dimulai; cerita suka, cerita duka, cerita cinta, dan cerita tentang mereka yang mencoba menemukan kebahagiannya tanpa mengecewakan orang-orang yang dicintainya.
All Rights Reserved
#45
ceritasekolah
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • Stay On My Way
  • Asmara Anak SMA
  • Andra dan Nara
  • DIA (Completed)
  • Shitty Dare✔️
  • Sebuah Prank
  • STELLA (On Going)
  • Aderaga [ON GOING]
  • "The secret of Adnanatic"

"Tentang hari ini Dik, seni mencintaimu harus ku akhiri dengan kesedihan dan kebahagiaan yang mendalam. Kau sudah menemukan kebahagiaan yang selama ini kau cari. Salut untukmu Mil, kamu perempuan hebat. Dan ku titipkan semua aksaraku padamu, sebagai bait kata yang menemukan penyair baru. Puisiku akan terus tumbuh, meski aku tak lagi dapat merangkainya" Kisahh ini bercerita tentang Anima, gadis cantik asal Solo yang sedang dalam tahap berhijrah. Ia bukan seorang pendosa. Namun, betapa susahnya istiqomah menjalani perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Terlebih lagi, hal yang lebih sulit dialaminya ketika keimanannya diuji oleh hadirnya sosok Andika Ahmad Firdaus dalam hidupnya. Teman SMA yang sedang menjalani pendidikan TNI. Seseorang yang hanya bisa dirangkul dari jauh tanpa bisa menyentuhnya. Memeluknya dalam hati, mencintai sendirian. Iman yang kokoh bahkan sesekali tersungkur, membuatnya lelah dan selalu dalam keputus asaan. Hingga pada akhirnya, melepaskan adalah sebaik-baiknya bentuk mengikhlaskan. Sebab jatuh cinta adalah takdir, mencintai adalah pilihan. Dan Anima telah memilih untuk mencintai dengan cara yang paling menyakitkan. "Akan ku kantongi kegagalanku hari ini. Tidak akan ku buang. Nanti akan ku lihat kembali ketika kemenangan sudah menghampiri." Hatiku yang berkata. Rancu. Setiap hari selalu rasa letih yang ku rasakan. Entah apa yang membuat aku setegar itu sampai saat ini. Hanya iman yang kumiliki. Ini adalah kisah muslimah yang merangkak menemui Tuhannya dalam cinta yang tak seharusnya.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman