20 Kapitel Laufend Denting luka dan riuh kehilangan berbaur jadi satu.
Pecahan-pecahan perasaan berserakan di lantai jiwa kita.
Rahasia yang terlalu lama disembunyikan kini berubah menjadi beban yang tak tertanggungkan.
Kita mulai kehilangan-satu per satu.
Kejujuran ternyata bukan hanya soal berkata benar, tapi soal keberanian untuk menanggung luka setelahnya.
Kita takut berbagi sakit, takut menumpahkan amarah, takut mengakui betapa bersalahnya kita.
Dan ketika semuanya pecah, hanya diam yang tersisa.
---
"Dirta, jaga mereka baik-baik, ya? Aku pergi duluan. Aku sayang kamu..."
- Aletha