ruang angan

ruang angan

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 11, 2020
Tidak ada deskripsi yang bisa di tuangkan dengan kata kata. mungkin aku terlalu tabu untuk mengutarakannya. Hanya saja aku memiliki beberapa angan yang muncul dengan tamaknya. Bahagia sekali seharusnya aku mempunyai angan ini. Tapi tidak untuk sekarang karena aku sadar bahwa anganku tidak akan terwujud semua. Dan akhirnya aku harus belajar merelakan hal itu. Dengan buku ruang angan aku ingin mengingat satu persatu hal yang menyedihkan dan itu ada dalam diri manusia.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • πŽπ€π’πˆπ’ πŒπ„ππ†πˆπŠπˆπ’?
  • Syerli And The Wounds That Never End
  • Girls ( Woman)
  • Auri, Cigarettes and Life
  • Behind The Smile
  • Empty (End?)
  • The Dark Side(END)
  • Destined for me 2
  • KAIFA HALUKI??
  • The Grey Of SAKARUNA

senapati van der veen tak pernah mengira bahwa hari pertamanya di sekolah baru akan menjadi awal dari mimpi buruk yang nyata. semua tampak biasa saja-hingga ia menyadari sesuatu yang mengerikan: bayangannya telah menghilang. di sekolah ini, para murid hidup dalam keheningan yang tidak wajar, seolah ada sesuatu yang menahan mereka. para siswa baru dipaksa menandatangani sebuah perjanjian, tetapi tak ada yang benar-benar memahami konsekuensinya. bisikan-bisikan samar, lorong-lorong yang terasa lebih panjang dari seharusnya, dan tatapan kosong para murid lain membuat senapati semakin yakin-ada sesuatu yang mengurung mereka di sini. bersama natalie zhukova, seorang gadis yang tampaknya mengetahui lebih banyak dari yang ia katakan, senapati mulai mengungkap rahasia kelam sekolah ini. jiwa-jiwa yang terperangkap, janji-janji palsu akan kebahagiaan, dan sosok yang pernah ia kenal-kakaknya sendiri, maheswari van doorn veen. tetapi untuk membebaskan mereka semua, senapati harus menghadapi kebenaran yang jauh lebih mengerikan: siapa sebenarnya yang mengendalikan sekolah ini? dan apa harga yang harus ia bayar untuk melarikan diri? "di sekolah ini, kau bukan hanya seorang murid. kau adalah bagian dari sesuatu yang lebih besar. dan begitu kau masuk... kau tidak akan pernah keluar dengan cara yang sama."

More details
WpActionLinkContent Guidelines