JERITAN HATI ANAK BROKEN HOME

JERITAN HATI ANAK BROKEN HOME

  • WpView
    Reads 102
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 13, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Thesa adalah seorang gadis yang merupakan korban ke egoisan orang tuanya. Selain Thesa yang merupakan korban ke egoisan orang tua, ia juga mempunyai kakak kembar bernama Erland dan Elvrad yang juga merupakan korban ke egoisan orang tua mereka. Erland, Elvrad dan Thesa sejak kecil di rawat oleh oma mereka, Antika. "Aku rindu mereka." kata itu selalu terus terucap dari bibir mereka yang sekarang telah berubah. "Aku sangat membenci mereka." kata itu yang sekarang mereka ucapkan. Lalu kelanjutan kisah mereka seperti apa selanjutnya. Setelah kedua orang tua mereka tak ada di sisi mereka lagi. Apakah mereka hidup sengsara? Apa justru sebaliknya? Mari baca kisah ini. Rasakan jika kalian berada di posisi mereka. Baca setiap kelanjutan cerita ini!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kemana Arah Pulang?
  • RAPUH!
  • (PEACE CALM)TXT Choi line
  • A Difference 'Family version' - END
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Red Circle [END]
  • NAWACITA [TERBIT]
  • 비난의 끝

Insiden yang merenggut kedua orang tua mereka telah mengubah segalanya. Rumah yang dulu penuh dengan tawa dan kebahagiaan kini terasa hampa dan penuh kesedihan. Setiap sudut rumah yang mereka tinggali kini penuh dengan kenangan akan masa lalu, dan rasa kehilangan yang tak terhingga. Lima bersaudara itu terjebak dalam arungan luka tak kasat mata. Terkunci dalam labirin ketakutan yang tanpa sadar telah mengikis tali persaudaraan mereka. Maraga, si sulung yang harus merelakan masa kuliahnya dan beralih menjadi tulang punggung keluarga. Reshaya, sang kakak kedua yang enggan berbagi duka. Hendara, si anak tengah yang selalu menangis di sepertiga malam hanya karena merindukan Bunda. Dan si kembar, Juandika dan Anandika yang sama-sama memendam sesak tak berkesudahan. "Aku kangen rumah yang dulu." "Kita berdamai sama-sama ya? Jangan ada lagi yang di pendam." Written by Kala Rune Desember, 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines