We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Oblivion

Oblivion

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 7, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Erika merasa ia orang yang bisa diandalkan dan selalu mengambil tindakan yang tepat dalam hidupnya. Terutama yang melibatkan Aris. Anak laki-laki yang ditemuinya setelah kepindahannya ke Surabaya dan sudah ia anggap seperti adik kecilnya. Semula ia kesal melihat laki-laki itu begitu lemah dan tidak berdaya, namun mungkin itulah tujuan takdir mempertemukan mereka. Agar ia bisa menjadi malaikat yang selalu menjaga Aris. Seseorang yang laki-laki itu butuhkan. Namun entah sejak kapan, semua yang ada di sekitarnya perlahan berubah. Aris yang begitu kecil dan tidak banyak bicara telah tumbuh menjadi laki-laki dewasa yang sepertinya tidak lagi bergantung pada kehadirannya. Terutama setelah entah bagaimana, Aris dekat dengan gadis itu, anak baru di kelas mereka yang Aris agung-agungkan telah banyak mengubah pikirannya. Apa yang harus dilakukan Erika dengan perubahan mendadak ini? Bagaimana sesuatu yang telah berlangsung selama bertahun-tahun bisa terasa berbeda dalam sekejap mata?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Let Me Love You Longer
  • Almost Us
  • KIARILHAM【END】
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • ATHALARIQ
  • Kiara's Secret
  • Me And Arza [REVISI]
  • Satu Langkah
  • DAVARA
  • Tell Me!

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines